Konten dari Pengguna

Paul Lumihi Sebutkan 3 Lawan Yang Ingin Dihadapi di ONE Championship

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya Paul "The Great King" Lumihi saat mewakili Indonesia di atas Circle ONE Championship (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Gaya Paul "The Great King" Lumihi saat mewakili Indonesia di atas Circle ONE Championship (ONE Championship)

Di tengah isolasi global yang di terapkan demi mengurangi angka pemaparan virus COVID-19, Paul “The Great King” Lumihi mengaku tetap berlatih mandiri demi mempertajam kemampuannya dalam seni bela diri campuran.

Hal ini ia lakukan agar bisa berada dalam kondisi terbaik saat ONE Championship melanjutkan agenda tahun ini.

“Saya tiap hari selalu berlatih dan mempersiapkan diri,” jelasnya.

“[Ini] supaya nanti saya tidak harus memulai dari nol saat nanti dipanggil untuk bertanding.”

instagram embed

Atlet divisi bantamweight ini memanfaatkan kondisi yang ada untuk melakoni masa pemulihan dan beristirahat dari kompetisi.

“Saya meminta waktu enam bulan untuk istirahat dari pertandingan, itupun saya sudah sedikit gatal karena tidak berlaga,” jelas Paul.

“Tapi pas setelah waktu istirahat saya selesai, pandemi ini datang, jadinya saya tambah lama menunggu panggilan.”

“The Great King” mengaku ia tidak sabar ingin melawan atlet-atlet kelas dunia ONE Championship, beberapa nama disebutnya sebagai beberapa calon lawan yang ingin dihadapinya saat nanti dipanggil oleh match maker ONE.

“Saya ada beberapa atlet yang ingin saya hadapi. Andrew Leone, dan juga Yusup “Maestro” Saadulaev adalah dua atlet yang ingin saya hadapi saat nanti kembali bertanding.”

facebook embed

Paul mengatakan ia juga ingin melawan salah satu atlet Indonesia ONE Championship yang sempat mengalahkannya dalam penampilan perdananya di panggung global.

“Saya ingin sekali bertanding melawan Sunoto lagi. Rencana saya kedepan, saya ingin memenangkan dua pertandingan di ONE Championship dan setelah itu menantangnya kembali.”

Paul bertemu dengan “The Terminator” Sunoto dalam ajang ONE: FOR HONOR, yang diadakan di Istora Senayan, Jakarta pada 3 Mei, 2019. Dalam pertandingan itu “The Terminator” mengungguli Paul berkat kemampuan serta pengalamannya.

Setelah berlaga selama tiga ronde penuh, Sunoto dinyatakan sebagai pemenang dalam laga yang mempertemukan dua sahabat tersebut.

Walaupun dapat melawan dengan kemampuan strikingnya, dan dapat mendaratkan beberapa tinju ke arah lawan, kemampuan grappling Sunoto terbuktu menjadi faktor pembeda.

Paul telah banyak belajar dari laga tersebut dan merasa yakin bisa segera bangkit untuk menorehkan hasil berbeda saat kembali beraksi nanti.

Ia tak ragu mengakui bahwa kemampuan ground miliknya masih bisa diasah kembali.

“Saya sedang merencanakan untuk cross training ke sasana luar demi mempertajam kemampuan saya di ground,” jelas atlet asal Manado ini.

“Ada beberapa sasana yang saya sudah lihat dapat membantu saya dengan tujuan saya.”

kumparan post embed