Priscilla: Rekor Sempurna Stamp Bisa Terancam di ONE: UNBREAKABLE III

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mantan Juara Dunia dua disiplin ONE Championship Stamp Fairtex akan mencoba meraih sabuk emas ketiga dalam ranah seni bela diri campuran pada Jumat, 5 Februari.
Di laga puncak ONE: UNBREAKABLE III yang direkam dari Singapore Indoor Stadium, atlet Thailand tersebut akan berhadapan dengan seorang atlet dengan spesialisasi kuncian asal Ukraina – Alyona Rassohyna.
Partai puncak yang menampilkan laga klasik antar petarung wanita elite itu juga dinanti oleh srikandi kebanggaan Indonesia, Priscilla “Thathie” Hertati Lumban Gaol. Terlebih, laga utama ini berada dalam divisi atomweight yang menjadi kelasnya berlaga.
Melihat dari sisi sang mantan Juara Dunia ONE Atomweight dua disiplin, Priscilla melihat kalau Stamp sudah sangat terfokus untuk berlaga di MMA. Matanya hanya tertuju pada satu hal, sabuk emas di divisi atomweight.
“Kalau yang saya lihat sendiri dari story-storynya, dia kayak cukup banyak belajar dari kekalahannya yang kedua sabuknya hilang. Jadi dia kayaknya berusaha keras untuk kembali merebut salah satu sabuk, entah dari kickboxing, Muay Thai atau MMA gitu,” ujar atlet perwakilan Siam Training Camp tersebut.
“Jadi dia mulai fokus, lebih sering latihan beban gitu untuk menambah powernya dia. Saya juga lihat beberapa storynya, dia juga memperdalam groundnya juga. Karena strikingnya dia sudah mengalir lah karena dari kecil. Kalau MMA sendiri kan dia baru, kemungkinan dia lebih memperdalam groundnya sekarang-sekarang ini.”
Hingga saat ini, Stamp memiliki rekor profesional tak terkalahkan 5-0. Atlet perwakilan sasana Fairtex itu tentu berniat menjaga rekor sempurna tersebut.
Namun, semua persiapan Stamp pasca lengser sebagai penguasa divisi akan mendapat ujian terberat lewat lawannya Rassohyna yang merupakan spesialis grappler agresif.
Dalam skena MMA, Rassohyna memiliki lebih banyak pengalaman dari Stamp dengan catatan rekor 12-4. Ia akan membawa permainan ground solid untuk melawan spesialis striking ini.
“Itu gila sih kalau dia [Alyona Rassohyna]. Tadi saya lihat beberapa cuplikan videonya yang dia menang di armbar itu, dia menang cepat banget. Jadi gerakan dia itu gak kebaca sama lawan,” puji Priscilla.
“Dia tuh agresif banget, jadi lawan gak ngira dia bakal ngelakuin itu. Mungkin itu yang membuat dia selalu menang cepat di ronde-ronde awal.”
Berkaca dari laga Stamp yang lalu, atlet spesialis striking ini memang selalu bermain agresif lewat permainan stand-up yang kuat. Namun, cara yang sama disebut Priscilla bisa dimanfaatkan oleh lawan.
“Kalau saya lihat Stamp ini terlalu menganggap remeh lawan, menurut saya. Karena beberapa pertandingan saya lihat Stamp ngelakuin gerakan yang itu-itu saja dan pastinya kebaca,” tutur Priscilla.
“Setiap dia maju lawan nendang, dia tangkap terus pukul sudah. Kalau sama orang yang jago MMA, langsung dia banting selesai sudah dibawa ke bawah. Apalagi lawannya ini saya lihat powernya gede ya.”
Sebelumnya, Stamp juga pernah berhadapan dengan atlet berlatar belakang grappler seperti Sunisa “Thunderstorm” Srisen dan meraih kemenangan. Hanya saja, pengalaman Rassohyna di skena MMA akan membuat jalannya laga sulit untuk diprediksi.
Cara Menyaksikan ONE: UNBREAKABLE III
ONE: UNBREAKABLE III akan tayang pada Jumat, 5 Februari. Ajang yang menampilkan atlet Indonesia Paul "The Great King" Lumihi ini dapat disaksikan gratis lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV dan MAXstream mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, ajang ini juga dapat disaksikan di SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
