Konten dari Pengguna

Ruotolo Bersaudara Bertekad Habisi Garry Tonon dan Shinya Aoki di ONE 157

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kade dan Tye Ruotolo bersaudara akan menjalani debut submission grappling di ONE 157. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Kade dan Tye Ruotolo bersaudara akan menjalani debut submission grappling di ONE 157. Foto: ONE Championship

ONE 157 akan menjadi debut dari Kade dan Tye Ruotolo bersaudara yang dikenal sebagai bibit emas Brazilian Jiu-jitsu. Mereka berencana untuk menghabisi kedua lawannya yang jauh lebih berpengalaman.

Debut Ruotolo bersaudara dalam laga submission grappling menjadi sorotan dunia. Walau masih berumur 19 tahun, keduanya menjadi sensasi di dunia grappling berkat aksi serta prestasi luar biasa.

Dalam debut ONE Championship mereka di Singapore Indoor Stadium Jumat pekan ini (20/5/2022), Tye Ruotolo akan berhadapan dengan sang 'grappler wizard' Garry Tonon. Sedangkan Kade Ruotolo akan berhadapan dengan veteran MMA Jepang Shinya Aoki, keduanya di divisi lightweight.

Tye Ruotolo Ingin 'Hancurkan' Garry Tonon

Garry Tonon (kanan) mencoba mengeksekusi teknik leg lock dalam laga menghadapi Thanh Le di ajang ONE: LIGHTS OUT pada 11 Maret 2022. Foto: ONE Championship

Laga Tye Ruotolo kontra bintang MMA Garry Tonon tentu membuat pecinta Brazilian Jiu-jitsu bergairah. Sebagai sesama kompetitor, permainan keduanya dikenal sarat aksi dan haus akan penyelesaian.

Lewat aksinya di atas kanvas, sang debutan telah mengalahkan sejumlah rekan setim Tonon. Tentunya Tye akan lebih dari ingin untuk mengalahkan sang mantan penantang gelar ONE Featherweight.

"Garry adalah orang yang menyenangkan, dan saya tak punya perasaan buruk padanya sama sekali. Saya telah menantangnya setahun lalu usai mengalahkan Nicky Ryan, salah satu rekan setimnya. Dia sendiri telah berlaga di MMA, jadi itu sudah bertahun-tahun lalu. Namun, akhirnya sekarang kita bertemu dan saya sangat bersemangat," ujar Tye pada ONE Championship.

Tye mengaku Tonon memiliki gaya bermain yang menarik dan selalu mengincar kuncian.

"Dia adalah seorang pemburu kuncian, pria yang memiliki scramble liar dan yang terbaik di kelasnya. Namun, sekarang saya ada di peringkat satu. Jadi pertemuan ini tentu akan menarik, melibatkan dua pria terbaik," lanjutnya.

Hanya walau keduanya merupakan praktisi Brazilian Jiu-jitsu terbaik di dunia, Tye dan Tonon memiliki poin berbeda di karirnya. Tye berumur 11 tahun lebih muda dari Tonon, sementara 'The Lion Killer' telah fokus pada MMA sejak bergabung dengan ONE.

Berkaca pada data itu, sang talenta muda percaya bisa mendominasi sang veteran dalam laga lintas generasi itu.

"Saya bayangkan, semenjak berjalan maju hanya akan ada angin ribut transisi dan scrambles sampai saya menghancurkannya. Hanya itu perbedaan antara Garry dan aku. Saya memiliki kardio yang lebih baik dan dapat beradaptasi lebih," ujar Tye.

"Lima atau enam menit laga dimulai, akan ada perubahan besar dalam laga dan saya akan mulai mendominasi dan menghancurkannya secara mental. Termasuk membuatnya lelah dan menguncinya sebelum 10 menit," lanjutnya.

Kade Ruotolo Melihat Banyak Jalan Kemenangan Atas Shinya Aoki

Shinya Aoki kontra Yoshihiro Akiyama di ONE X pada 26 Maret 2022. Foto: ONE Championship

Seperti saudaranya, Kade juga akan berhadapan dengan sesama grappler terkemuka di gelaran ONE 157. Namun, lawannya ini adalah sang legenda MMA Jepang Shinya Aoki yang telah berkiprah selama hampir 20 tahun lamanya dan dikenal sebagai ahli kuncian.

Bahkan dalam perjalanannya, atlet berjuluk 'Tobikan Judan' itu sempat menjadi penguasa divisi ONE Lightweight dan memiliki banyak raihan penyelesaian kuncian.

Menghadapi sang veteran, Kade berencana untuk menunggu aksi sang atlet Jepang dan melakukan balasan setelahnya.

"Saya tahu kalau Aoki merupakan atlet yang keras dan kuat. Ia juga tak membuat banyak kesalahan, sangat baik dalam menjaga pace yang konsisten. Saya juga menonton laga jiu-jitsunya dengan Garry [Tonon], dan dia membuatku terkesan," ujar Kade.

"Seperti yang Anda lihat di banyak laganya, Jiu-jitsu adalah senjata utamanya. Saya akan mencari kelemahannya dan menjalankan rencanaku, sambungnya.

Aoki juga memiliki banyak kuncian yang berbahaya, mulai dari kuncian kaki, leher dan banyak lainnya. Namun, Kade juga tak kalah berbahaya.

Kade pribadi melihat, kalau laga di satu dan dua menit awal akan terjadi di bawah. Terlepas dari posisi yang akan ia ambil, sang bintang muda tetap akan mengincar penyelesaian.

"Apakah itu D'arce atau kuncian kepala, jika saya bisa mendapatkan kakinya atau kuncian buggy. Saya kira saya memiliki banyak pilihan menuju kemenangan, jadi sangat sulit untuk memilih kuncian yang spesifik. Mari kita ihat apa yang akan ia berikan padaku," pungkasnya.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE 157: Petchmorakot vs. Vienot akan tayang pada Jumat, 20 Mei, mulai pukul 16.30 WIB.

Ajang ini juga akan menampilkan laga atlet Indonesia Elipitua Siregar melawan petarung Filipina Robin Catalan. Saksikan ONE 157 di Kaskus TV, Vidio, Maxstream dan Net TV.

kumparan post embed