Siap Gelar 68 Ajang Live Tahun Ini, ONE Championship Makin Lebarkan Sayap

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ONE Championship kian menajamkan tajinya. Per tahun 2023, organisasi seni bela diri terbesar di dunia itu akan melebarkan sayap ke 179 negara di dunia.
Rencana besar "The Home of Martial Arts" di tahun mendatang itu dibagikan langsung oleh sang CEO, Chatri Sityodtong lewat unggahan di Facebook.
Ekspansi skala besar itu juga menjangkau lebih banyak pasar pencinta seni bela diri di seluruh dunia, di mana sebelumnya ONE telah disiarkan di 154 negara per tahun 2022.
"Di tahun 2023 ONE akan disiarkan secara live di TV setiap minggu di 179 negara (154 negara di tahun 2022)," tulis sang CEO di Facebook.
Yang lebih menarik, sedikitnya 68 ajang telah disiapkan untuk memanjakan para pencinta seni bela diri. Jumlah itu bahkan hampir tiga kali lebih banyak dari tahun 2022.
"Tahun 2023 direncanakan menjadi yang terhebat dalam sejarah panjang ONE, dengan 68 event live (22 event live di tahun 2022). Boom!! Ikuti terus kabar dari ONE untuk berita besar berikutnya," pungkas Chatri.
Angka ini bisa terealisasi lewat kerja sama dengan Lumpinee Stadium, arena legendaris di Thailand. Lewat kerjasama ini, ONE akan menggelar ajang tiap minggu sepanjang tahun.
ONE Fight Night 6 jadi ajang perdana 2023
Di awal tahun, ONE Fight Night 6 akan lebih dulu memanjakan para pencinta seni bela diri di Bangkok, Thailand.
Sejauh ini, kartu pertandingan itu diramaikan dengan tiga laga kejuaraan dunia. Puncaknya adalah laga Kejuaraan Dunia ONE Featherweight antara Superbon Singha Mawwyn dengan Chingiz Allazov.
Di laga pendukung utama, Superlek Kiatmoo9 akan menghadapi Daniel Puertas untuk berebut sabuk ONE Flyweight Kickboxing. Ada juga laga hibrida Muay Thai - MMA antara Stamp Fairtex dan Anissa Meksen.
Sejumlah nama striker Muay Thai top seperti Rodtang Jitmuangnon, dan Anna Jaroonsak juga dipastikan hadir.
