Konten dari Pengguna

Sovannahry Em Tampil Dominan Untuk Kembali Raih Kepercayaan Diri Dalam MMA

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sovannahry Em (kiri) mengangkat tangannya ke atas usai meraih kemenangan comeback di ajang ONE: UNBREAKABLE III (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Sovannahry Em (kiri) mengangkat tangannya ke atas usai meraih kemenangan comeback di ajang ONE: UNBREAKABLE III (ONE Championship)

Sovannahry “The Sweet Savage” Em sempat tertunduk lesu saat mengalami kekalahan perdana dalam MMA, namun ia mampu bangkit lewat cara spektakuler saat kembali berlaga di atas Circle ONE Championship.

Usai menepi selama lebih dari setahun pasca kekalahan perdananya, atlet putri berdarah Kamboja dan Amerika ini menunjukkan skil impresif saat tampil penuh dominasi atas Choi Jeong Yun untuk meraih TKO pada ronde kedua dalam ajang ONE: UNBREAKABLE II – yang telah direkam di Singapura dan tayang pada Jumat, 29 Januari.

instagram embed

Em segera menunjukkan niatnya untuk menang cepat dalam laga seni bela diri campuran catch weight 62.5-kilogram ini dengan segera menerjang saat laga baru dimulai.

Meski harus menerima serangan lutut dari Choi, “The Sweet Savage” mampu menembus pertahanan lawan dan memojokkan sang rival asal Korea Selatan tersebut ke dinding Circle.

Hampir sepanjang ronde pertama dihabiskan di area tersebut, dan Em dengan sabar mengincar momentum untuk mengeksekusi single-leg takedown. Di sisi lain, Choi mencoba menjauhkan atlet asal Fight Science MMA itu dengan serangan-serangan lutut pendek.

Serangan buntu mulai terpecahkan saat Choi gagal untuk menjatuhkan Em lewat takedown – yang bisa dimanfaatkan betul oleh naluri gulat Em.

Sesaat setelah Choi bergerak, Em menyerang balik secara efektif. Ia mampu meraih punggung atlet Korea berusia 22 tahun tersebut untuk pertama kali, meskipun Choi tetap mampu merapatkan pertahanan dan menetralisir upaya lawannya.

Memanfaatkan dinding Circle, Choi akhirnya bisa kembali berdiri dan bisa mendaratkan kembali serangan lutut sebelum bel akhir ronde pertama berbunyi.

Jalannya awal stanza kedua nampak lebih condong pada Choi, yang mampu menyerang balik dan melayangkan cross kanan pada Em. Namun, sukses tersebut tak berlangsung lama karena Em segera bisa mengeksekusi double-leg takedown dan berada pada posisi side control.

“The Sweet Savage” mencoba meraih posisi full mount, tetapi Choi terlalu kokoh untuk dijatuhkan ke atas matras dan memaksa Em kembali pada posisi half-guard.

Em semakin agresif. Ia mencoba posisi crucifix sebelum bertransisi menuju arm triangle. Saat upaya tersebut tak berhasil, ia mendorong Choi dan menguasai posisi full mount yang memberinya ruang untuk melayangkan pukulan dan sikutan.

Choi menunjukkan nyali besar dengan keluar dari posisi sulit sekali lagi. Namun, Em kembali mampu melayangkan takedown beberapa saat kemudian.

Kali ini, bintang grappling tersebut tak menyia-nyiakan posisi side control. Em mengunci lengan kanan Choi dengan kaki kirinya sembari menjebak kepala lawannya di lengan yang lain. Hal ini membuka peluang bagi Em untuk menyerang wajah Choi tanpa hambatan.

Pada menit ke 2:51 di ronde kedua, wasit Muhammad Sulaiman merasa perlu untuk menghentikan laga dan memberi kemenangan pada Em untuk melanjutkan karier gemilangnya di ONE Championship.

Cara Menyaksikan ONE: UNBREAKABLE III

video youtube embed

ONE: UNBREAKABLE III akan tayang pada Jumat, 5 Februari. Ajang yang menampilkan atlet Indonesia Paul "The Great King" Lumihi ini dapat disaksikan gratis lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV dan MAXstream mulai pukul 19:30 WIB.

Selain itu, ajang ini juga dapat disaksikan di SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

kumparan post embed