Konten dari Pengguna

Stamp Fairtex Turut Beraksi dalam Ajang ONE: NO SURRENDER di Thailand

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ONE Championship telah merilis daftar lengkap laga yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand pada 31 Juli mendatang.

Pada Rabu, 15 Juli, organisasi bela diri terbesar yang menaungi lebih dari 500 ini mengumumkan secara resmi enam laga yang akan menghiasi ajang bertajuk ONE: NO SURRENDER tersebut. Sebelumnya, tiga laga utama telah dirilis pada pekan lalu.

embed from external kumparan

Partai pertama yang menjadi tambahan adalah kembalinya Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai Stamp Fairtex, yang akan berlaga dalam kancah MMA demi meraih medali emas dalam tiga olahraga berbeda. Sebelumnya, ia juga sempat meraih sabuk Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing.

Petarung berusia 22 tahun ini telah tampil secara spektakuler sejak bakatnya tercium dalam serial pencarian bakat Rich Franklin's ONE Warrior Series pada Juni 2018.

Sejauh ini, Stamp tak terkalahkan dalam ranah MMA profesional dengan raihan 4 kemenangan, dengan dua diantaranya ia raih lewat knockout dan satu lewat kuncian rear-naked choke. Satu laga lainnya ia menangi lewat putusan mutlak.

Pada nanti, ia akan berhadapan dengan kompatriotnya yang sama-sama belum terkalahkan, Sunisa “Thunderstorm” Srisen.

Laga nanti merupakan debut bagi Srisen dan bisa dibilang akan menjadi laga terbesar dalam karier atlet sensasional berusia 19 tahun tersebut. Sejauh ini, ia hanya telah beraksi di Thailand di bawah organisasi Full Metal Dojo, namun ia telah menciptakan rekor ciamik 3-0.

Atlet berjulukan “Thunderstorm” ini memenangi semua laganya lewat finis, termasuk atas salah satu atlet veteran ONE Championship Audreylaura “Ice Comet” Boniface.

Stamp Fairtex melayangkan serangan ground and pound saat berlaga dalam disiplin seni bela diri campuran (ONE Championship)

Selain itu, Mark “Tyson” Fairtex Abelardo juga akan turut menghiasi laga di Thailand nanti.

Seperti Stamp, ia juga merupakan lulusan ONE Warrior Series. Atlet asal Selandia Baru ini tengah menimba ilmu di Thailand, dan telah mengalahkan beberapa nama besar, seperti atlet pemilik pukulan keras Shinechagtga Zoltsetseg pada Oktober 2018 yang memberinya satu tempat di pentas global ONE Championship. Kala itu, ia mendapat kontrak senilai 100.000 dollar AS (Rp 1,4 miliar).

Setelah berlaga di panggung utama ONE Championship, atlet berusia 28 tahun ini semakin tak terbendung. Ia mampu mengalahkan Ayideng “The Kazakh Eagle” Jumayi dan kontender peringkat #5 dalam divisi Bantamweight Daichi Takenaka.

Setelah mengalami kekalahan dari Troy “Pretty Boy” Worthen, Abelardo akan mencari jalan untuk meraih kemenangan kembali saat menghadapi debutan Fabrício “Wonderboy” Andrade.

Andrade adalah atlet Brasil berusia 22 tahun dan merupakan Juara Muay Thai di Amerika Selatan. Ia kini berlatih di Phuket, Thailand, dan telah mencetak dua kemenangan beruntun dalam seni bela diri campuran dengan mengalahkan atlet veteran Li Ge Teng dan alumni ONE Hero Series Xiatihe Zhumatai.

instagram embed

Satu laga terakhir adalah laga ONE Super Series Muay Thai antara dua kontender teratas divisi flyweight – “The Angel Warrior” Panpayak Jitmuangnon melawan Superlek “The Kicking Machine” Kiatmoo9.

Laga ini akan memperpanjang rivalitas mendalam antar dua pejuang Muay Thai ini.

Keduanya merupakan Juara Dunia dan awal pertemuan mereka terjadi pada September 2015 dan telah berlaga sebanyak enam kali. Saat ini, Panpayak masih memimpin dengan skor kemenangan 4-1-1.

Dalam laga ketujuh mereka, sekaligus pertemuan pertama di pentas global ONE Championship, kemenangan berarti memperlebar jalan untuk menantang pemegang sabuk Juara nantinya.

Panpayak, yang merupakan kontender utama dalam divisi flyweight dan juga merupakan rekan satu tim Rodtang, telah menorehkan rekor sempuran di ONE sejauh ini dengan mengalahkan striker asal Portugal Rui Botelho dan atlet Jepang Masahide “Crazy Rabbit” Kudo lewat putusan mutlak.

Sementara Superlek pun memiliki rekor yang sama ciamiknya. Atlet berjuluk “The Kicking Machine" ini merupakan kontender nomor 2 di divisinya dan telah mengalahkan dua lawan sejak berlaga di ONE Championship. Pertama, ia mengalahkan Botelho, lalu lanjut mengalahkan atlet asal Kamboja Lao Chetra.

video youtube embed

Berikut adalah daftar lengkap laga ONE: NO SURRENDER

  • Rodtang Jitmuangnon (juara bertahan) vs. Petchdam Petchyindee Academy (Kejuaraan Dunia ONE Flyweight Muay Thai)

  • Petchmorakot Petchyindee Academy (juara bertahan) vs. Yodsanklai IWE Fairtex (Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai)

  • Sitthichai Sitsongpeenong vs. Superbon (ONE Super Series kickboxing – featherweight)

  • Stamp Fairtex vs. Sunisa Srisen (mixed martial arts – atomweight putri)

  • Mark Fairtex Abelardo vs. Fabrício Andrade (mixed martial arts – catchweight 67 kilogram)

  • Panpayak Jitmuangnon vs. Superlek Kiatmoo9 (ONE Super Series Muay Thai – flyweight)

ONE: NO SURRENDER akan diselenggarakan tertutup dan tanpa penonton, namun dapat disaksikan lewat ONE Super App.

embed from external kumparan