Usai Tumbangkan Atlet Berdarah Indonesia, Juara Dunia ONE Siap Pertahankan Gelar

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa pun lawan yang ada dihadapannya, target Juara Dunia ONE Lightweight Christian “The Warrior” Lee tetaplah sama – menang KO dan memantapkan statusnya sebagai seniman bela diri terbaik di muka bumi.
“Saya sangat yakin bahwa sayalah petarung terbaik di ONE Championship – dan di dunia – dan saya lebih dari siap membuktikannya melawan siapa pun rival di luar sana,” kata pria berusia 23 tahun ini.
Ok Rae Yoon, yang menempati peringkat ketiga divisi lightweight, menjadi penantang berikutnya untuk merebut sabuk emas di laga puncak ONE: REVOLUTION, Jumat, 24 September.
“Memasuki laga [pertahanan gelar] Juara Dunia ketiga saya, saya hanya ingin terus membuktikan bahwa sayalah atlet lightweight terbaik di dunia,” tegas Christian Lee tentang petarung asal Korea Selatan itu.
“Satu-satunya pria di jajaran lima besar yang belum saya lawan adalah Ok Rae Yoon. Saat saya menyapu bersih atlet lima besar, akan ada banyak penantang lain yang berusaha naik.”
Hal itu bukan berarti jika “The Warrior” meremehkan rivalnya. Sang ia mengaku terkesan oleh aksi dari atlet asal Team Mad itu saat menjalani debut dengan mengalahkan Marat “Cobra” Gafurov di “ONE on TNT III.”
Ok menang lewat cara meyakinkan, dan melanjutkan kiprah ciamiknya dengan menang mutlak atas legenda MMA Eddie “The Underground King” Alvarez di “ONE on TNT IV.”
“Sebelum Ok melawan Marat, saya tak mengetahui siapa dia – tapi saya memperhatikan saat melihat laga itu,” katanya.
“Kapan pun muncul penantang baru dalam divisi lightweight, saya langsung memperhatikan. Maka saya menonton laga itu dan ia beraksi dengan baik untuk mengalahkannya.”
“Ia jelas telah berusaha dengan sangat baik untuk meraih perebutan gelar ini, maka saya memberinya penghargaan karena itu memang layak.”
Pernah Mengalahkan Petarung Berdarah Indonesia
Sebelum menjadi juara ONE Championship, Christian Lee sempat mengalahkan Anthony Engelen, seorang petarung berdarah Indonesia.
Pertarungan mereka terjadi pada Maret 2016 di Yangon, Myanmar. Kala itu, Christian masih berusia 17 tahun dan baru menapaki awal kariernya dalam MMA.
Meski lebih berpengalaman, Engelen harus mengakui keunggulan sang lawan lewat TKO pada ronde pertama. Raihan tersebut mempertajam rekor kemenangan Christian menjadi tiga berturut-turut.
Engelen, yang lahir di Belanda, lahir dari orang tua yang berasal dari Indonesia dan Inggris. Sang ayah lahir dan besar di Manado sebelum pindah ke Negeri Kincir Angin.
Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!
ONE Championship akan menggelar ONE: REVOLUTION pada Jumat, 24 September. Ajang ini akan menghadirkan tiga perebutan gelar Juara Dunia dan dapat disaksikan live dan gratis lewat Youtube, Vidio, Kaskus TV, dan Maxstream mulai pukul 17:30 WIB.
Selain itu, ajang ini juga disiarkan SCTV mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
