Coenocyte: Aplikasi Media Sosial Berbasis Sains

Sains untuk semua. #salam_sains
Tulisan dari Rahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bias kepercayaan bahwa saintis hanya hidup di laboratorium dan kurang bersosialisasi telah mengakar sejak lama. Diperparah oleh cara berpikir orang awam bahwa sains hanya untuk orang-orang berotak diatas rata-rata. Ini adalah pemikiran yang harus dilenyapkan karena pada kenyatannya, penyebab kerusakan lingkungan merupakan hasil kombinasi dari dua golongan ini.
Saintis menemukan plastik sebagai hasil penelitian panjang, orang awam menggunakan plastik dengan sembrono. Karena permintaan begitu tinggi lama kelamaan mengotori lingkungan. Hasil akhirnya kembali pada mereka sendiri seperti banjir, bau tidak sedap dan pemandangan tidak menyenangkan di sungai-sungat tempat mereka melintas. Mungkin karena orang awam tidak mengerti sains, pada akhirnya tidak mengetahui bahaya plastik terhadap lingkungan.
Dalam penelitian yang dipublikasikan Orb Media menunjukan 83 persen sumber air minum sudah terkontaminasi mikroplastik. Termasuk Indonesia, khususnya di Jakarta menunjukkan 76 persen air minum terkontaminasi plastik!

Program pemerintah dalam menekan penggunaan plastik tidak akan berhasil jika masyarakat tidak mengerti sains. Ini adalah kebenaran yang pahit. Rasa ingin tahu akan sains harus mulai dibangun, khususnya untuk para generesi Z dan Millenial karena mereka ini adalah masa depan.
Plastik satu dari sekian banyak karya saintis yang berakibat fatal jika digunakan tanpa pengetahuan sains oleh orang awam. Mungkin bisa disimpulkan penyebab "kiamat" di Bumi adalah perilaku manusia itu sendiri.
Memang, tidak ada cara mudah mengajak orang-orang untuk berkolaborasi tidak hanya sebatas pada golongan saintis, tetapi juga masyarakat umum. Melihat potensi pengguna media sosial di Indonesia yang terbukti mampu mengubah pola pikir, maka salah satu cara menghubungkan saintis adalah melalui media sosial yang didedikasikan hanya untuk membahas sains.
Bernama Coenocyte, membawa misi "menghubungkan saintis agar tercipta kehidupan yang lebih baik". Bagi Coenocyte, kata "saintis" tidak serta merta bermakna seorang yang benar-benar pintar dan hidup dalam laboratorium. Saintis adalah mereka yang haus akan pengetahuan tentang sains dan ingin membagikan pengetahuannya kepada masyarakat luas.
Guna mendorong para pengguna media sosial untuk ikut berpartisipasi dan mulai menyenangi sains, Coenocyte meluncurkan aplikasi yang dapat di instal di Playstore.
Dari sisi fitur tidak berbeda dari media sosial pada umumnya, hanya saja Coenocyte berisikan postingan mengenai sains dan turunannya. Tidak ada postingan yang bersifat pribadi seperti curhatan, galau, dan sejenis itu. Ini khusus membahas seputar sains.
Saintis yang benar-benar saintis harus mulai bersosialisasi dengan saintis lain. Harus segera terbiasa membagikan pengetahuan sainsnya kepada masyarakat umum. Ada banyak sekali saintis di Indonesia tetapi tidak saling mengenal, salah satu penyebabnya adalah jauhnya jarak yang memisahkan. Saintis harus mulai saling terhubung, bercengkrama bersama saintis lain dimanapun berada. Mungkin dengan carai ini hal-hal baru akan ditemukan.
#salam_sains
