Konten dari Pengguna

3 Cara Tepat Merawat Miss-V

Orami

Orami

#SemuaUntukSiKecil

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Orami tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

3 Cara Tepat Merawat Miss-V
zoom-in-whitePerbesar

Mengapa harus menjaga kebersihan Miss-V? Menjaga kebersihan adalah tindakan pencegahan untuk menjauhkan kemaluan Moms dari sumber penyakit. Namun apa cara yang Moms lakukan untuk merawat bagian intim selama ini sudah benar?

Jika salah, bukan tidak mungkin bisa membuat bagian tersensitif kita menjadi gatal, iritasi, hingga infeksi. Tapi, jangan khawatir tips di bawah ini bisa membantu Momsuntuk mengetahui bagaimana cara merawat Miss-V dengan benar.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Rebusan Daun Sirih Untuk Membersihkan Miss V?

Tetap Kering!

Hal yang paling penting adalah memastikan bahwa bagian intim Moms selalu dalam keadaan kering, baik itu dari keringat ataupun air. Jika kemaluan Moms berada dalam kondisi lembab, bakteri akan mudah berkembang biak dan bersarang. Nggak mau dong hal ini terjadi?

Makanya, pastikan selalu mengeringkan bagian intim usai buang air dan rajinlah mengganti celana dalam saat terasa lembab.

Fokus pada Vulva

Jessica Shepherd, ginekolog dari University of Illionist ini mengatakan bahwa Miss-V adalah organ tubuh yang pintar, karena dapat mengetahui cara menjaga bagian dalam dirinya sendiri.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Miss V Jadi Kendur Setelah Melahirkan, Ini 4 Cara Kencangkan Kembali Vagina

Moms wajib tahu bahwa di dalam Miss-V, terdapat bakteri baik dan jahat, yang memiliki porsi seimbang. Nah, cara kerja Miss-V dapat membuat kedua jenis bakteri ini bekerja secara seimbang. Artinya, Moms tidak perlu lagi berusaha untuk membersihkan bagian dalamnya. Fokus pada vulva atau area sekitar kemaluan saja.

Pakai Sabun Khusus

Setiap sabun memiliki kadar pH yang berbeda dari 1-14. Dan setiap bagian tubuh kita memerlukan kadar pH yang berbeda-beda. Khusus untuk Miss-V, kadar pH yang seimbang adalah pH dengan kadar 3,5-4 pH saja. Sedangkan, sabun mandi yang biasa digunakan memiliki kadar lebih tinggi, yaitu 8 pH.

Jadi, untuk membersihkan daerah kemaluan yang sensitif, sebaiknya Moms menggunakan sabun khusus dengan pH yang seimbang. Mengapa? Karena kandungan pH yang tidak sesuai akan menyebabkan iritasi kulit.

Artikel dari Orami Parenting