Ketahui Penyebab Bisul pada Anak dan Cara Mengatasinya

#SemuaUntukSiKecil
Tulisan dari Orami tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bayi memiliki kulit yang sensitif dan sistem kekebalan tubuhnya masih dalam tahap perkembangan. Ini menyiratkan bahwa bayi lebih rentan terhadap infeksi.
Jika kondisi cuaca tidak mendukung, bayi dapat terinfeksi wabah atau ruam pada kulit dalam bentuk bisul. Bisul adalah benjolan merah lembut pada kulit yang disebabkan oleh infeksi pada akar rambut atau pori-pori keringat. Bisul biasanya bukan masalah serius.
Infeksi biasanya terjadi karena bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini hidup di kulit kita, di hidung dan mulut. Kulit biasanya bertindak sebagai penghalang bakteri ini, mencegahnya memasuki tubuh dan menyebabkan infeksi.
Lalu, apakah bisul bisa menular? Bisul yang mengandung nanah bisa menular. Bisul nanah terjadi karena infeksi pada folikel rambut oleh bakteri Staph. Bisul nanah dimulai sebagai gumpalan kecil yang sakit, tetapi membesar seiring waktu dan berisi nanah.
Mereka tidak hanya dapat menyebar ke area lain di tubuh bayi, tetapi juga dapat menginfeksi siapa saja yang bersentuhan dengan bayi.
Infeksi ini juga dapat ditularkan melalui berbagi handuk, seprai, dan sikat gigi.
Yuk, simak penjelasan tentang penyebab bisul pada anak dan bagaimana cara untuk mengatasinya.
Baca Juga: Mengenal Impetigo pada Anak yang Bisa Bikin Kulit Melepuh: Ini Gejala dan Penyebabnya!
Penyebab Bisul pada Anak
Bisul awalnya kecil tetapi dapat meningkat ukurannya hingga lebih dari 2 inci. Kulit di sekitar folikel rambut yang terinfeksi bisa menjadi merah, bengkak, dan lembut. Jaringan parut juga mungkin terjadi.
Bisul diawali benjolan merah atau jerawat dengan kulit merah di sekitarnya Bisul juga dapat memiliki nanah putih atau kuning di tengah. Kadang terasa gatal dan sedikit sakit.
Bisul biasanya dimulai di sekitar folikel rambut. Itu lho, tempat rambut tumbuh dari kulit.
Keberadaan nanah ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang cukup menyakitkan. Bisul bisa muncul di mana saja, seperti wajah, punggung, leher, bahu, paha, dan pantat Si Kecil.
Pada beberapa kasus, anak akan mengalami demam juga. Bisul pada anak ini bisa juga disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini.
1. Infeksi Folikel Rambut
Bakteri di kulit dapat menyebabkan infeksi pada folikel rambut (pangkal atau akar rambut) anak, sehingga menjadi penyebab bisul pada anak.
2. Impetigo
Impetigo bisa menjadi penyebab bisul pada anak. Pernahkah Moms mendengar tentang penyakit impetigo? Ini adalah infeksi bakteri di kulit yang cukup sering terjadi pada bayi.
Penyakit yang bisa menular ini dapat menyebabkan munculnya bisul atau lepuhan pada bagian wajah (sekitar hidung dan mulut), leher, lengan, dan lipatan siku bayi.
Bisul tersebut biasanya akan pecah sendiri dan menimbulkan kerak atau koreng yang berwarna kekuningan.
3. Luka di Kulit Bayi
Penyebeb bisul pada anak juga bisa disebabkan oleh adanya luka akibat gesekan pakaian atau popok pada kulit bayi. Saat bayi mengalami luka di kulitnya, bakteri dari kotoran atau debu akandengan mudah masuk ke dalam kulit dan menimbulkan bisul.
Maka dari itu, Moms disarankan untuk sering mengganti popok bayi sebelum kepenuhan. Jangan lupa untuk mengganti pakaian Si Kecil juga ketika ia berkeringat atau jika pakaiannya tampak kotor.
Selain itu, perawatan kulit bayi yang tepat juga penting untuk mencegah dan membantu mengatasi luka pada bayi yang menimbulkan bisul.
4. Makanan Berlemak
Lemak jenuh dan minyak nabati olahan seperti kedelai dan minyak jagung dapat meningkatkan hormon pertumbuhan mirip insulin yang merangsang dan mengobarkan folikel. Ini pun dapat menjadi penyebab bisul pada anak.
Namun, berbeda dengan lemak omega-3 dari minyak ikan yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu menenangkan kulit.
Selain itu, makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan kadar glukosa darah tubuh dan memenuhi tubuh dengan insulin dan hormon lainnya.
Dampaknya, konsumsi gula juga bisa menjadi penyebab bisul pada anak.
5. Produk Susu dan Makanan Tinggi Karbohidrat
Penyebab bisul pada anak juga bisa datang dari makanan yang tinggi akan protein lho Moms, terutama jika anak memiliki alergi protein.
Susu sapi dianggap mempercepat kadar hormon dan insulin yang menyebabkan erupsi kulit seperti bisul dan jerawat.
Selain itu, makanan dengan glikemik tinggi seperti roti putih, nasi putih, pasta yang dibuat dengan tepung putih, sereal manis yang tidak terbuat dari biji-bijian terbukti dapat memperburuk kondisi kulit yang infeksi.
Baca Juga: Berenang saat Bisul, Bolehkah?
Mengatasi Penyebab Bisul pada Anak
Dalam sebagian besar kasus, bisul bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun demikian, Moms juga dapat mencoba pengobatan rumahan bisul berikut ini.
1. Kompres Hangat
Untuk menghilangkan rasa sakit penyebab bisul pada anak secara instan, Moms bisa menggunakan kompres hangat. Kompres ini dapat diletakkan di area yang terkena selama beberapa menit.
Tindakan ini dapat diulangi beberapa kali dalam sehari. Ini juga dapat membantu nanah keluar dari bisul, setelah itu penyembuhan dapat dimulai bertahap.
2. Terapi Madu
Madu memang terkenal dengan manfaatnya yang banyak untuk kesehatan, termasuk menyembuhkan bisul. Mengoleskan madu ke area yang muncul bisul bisa menjadi ide yang baik karena madu adalah antiseptik alami.
Baca Juga: Apakah Telur Menyebabkan Bisul? Ini Penjelasannya!
3. Kompres dengan Bubur
Moms juga bisa mencoba perawatan dengan menggunakan bubur untuk mengatasi penyebab bisul pada anak.
Buat kompres hangat dengan membungkus bubur dengan kain katun bersih dan mencelupkannya ke dalam susu panas. Bubur secara efisien mengurangi peradangan, sehingga mempercepat proses penyembuhan bisul.
4. Gunakan Daun Peterseli
Cara lainnya untuk mengatasi penyebab bisul pada anak adalah menggunakan kompres daun peterseli.
Caranya cukup dengan rebus sampai lunak dan tiriskan air ekstra untuk membuat kompres. Menerapkan kompres ini ke bisul dapat membantu menyembuhkan bisul pada anak lebih cepat.
5. Berkunjung ke Dokter
Jika beberapa hal ini terjadi, Moms harus segera mengantar Si Kecil ke dokter terdekat!
- Bisul lebih besar dari koin 500 rupiah.
- Bisul berlangsung lebih dari seminggu.
- Bisul sangat menyakitkan.
- Garis-garis merah mulai muncul di kulit sekitar mendidih.
- Ada banyak bisul yang tumbuh, atau bisul si kecil tumbuh secara teratur.
- Jika Si Kecil kelihatan kurang sehat atau terserang demam.
Itulah informasi yang perlu Moms ketahui tentang penyebab bisul pada anak.
Munculnya bisul pada bayi biasanya bukan situasi yang sangat mengkhawatirkan. Sistem pertahanan alami tubuh biasanya menjaganya.
Jika Moms merasa bisul pada anak tidak mereda dan menyebar ke bagian tubuh lain, itu mungkin menunjukkan beberapa kondisi medis lain yang mendasari. Moms disarankan untuk mencari perawatan medis.
Artikel dari Orami Parenting
