Bukan Cuma Soal Harga, Ini Ciri Kulit Jok Motor yang Bagus

Kulit jok menjadi salah satu bagian yang menentukan kenyamanan saat berkendara. Selain tampilan, pemilihan material juga berpengaruh terhadap daya tahan jok motor ketika digunakan sehari-hari.
Zain, salah satu pengusaha modifikasi jok motor, menerangkan bahwa kualitas kulit jok dapat dilihat dari karakter materialnya. Ia menyebut bahan yang baik umumnya memiliki sifat elastis dan lentur sehingga lebih mudah mengikuti bentuk jok.
“Kulit jok itu ngaruh ke kenyamanan berkendara. Kalau kulit joknya bagus, bahannya elastis, kena panas malah makin lentur, jadi lebih nyaman dan bisa tahan lama,” kata Zain saat ditemui di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Minggu (16/8).
Menurutnya, material yang terlalu tipis cenderung lebih cepat mengalami kerusakan. Ia menyebut kulit jok dengan harga di bawah Rp 70 ribu mempunyai karakter yang kaku, mudah retak, licin, serta usia pakainya maksimal hanya tiga bulan.
Selain ketebalan, karakter permukaan kulit juga memengaruhi kenyamanan. Zain menyebut bahan yang terlalu kaku, kasar, atau licin dapat membuat posisi duduk kurang nyaman ketika motor digunakan.
Saat ini, ia sendiri menyediakan berbagai pilihan kulit jok dengan harga mulai Rp 40 ribu hingga Rp 200 ribu. Dari sejumlah pilihan tersebut, material di kisaran harga Rp 130 ribu menjadi salah satu yang paling banyak dipilih konsumen.
"Konsumen kebanyakan pilih yang Rp 130 ribu itu sudah bagus. Kebanyakan pada pakai merek MBtech, sebenarnya masih banyak yang kualitasnya di atas itu. Ada juga yang bawa kulit jok sendiri, saya terima juga harga jasanya mulai Rp 25 ribuan," terang pria yang menekuni usaha modifikasi jok sejak 2011 itu.
Salah satu kerusakan yang kerap terjadi pada kulit jok motor datang dari kebiasaan kucing mencakar permukaannya. Kondisi tersebut membuat produsen menghadirkan jenis kulit jok yang diklaim 'anti kucing'.
“Memang ada kulit jok 'anti kucing'. Bahannya kaku dan keras, kalau didudukin memang terasa panas. Kucing enggak mau nyakar karena itu, licin, keras, dan kaku. Harganya sekitar Rp100 ribuan,” ujar Zain.
Menurut Zain, harga material bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil akhir. Proses pengerjaan, terutama pada bagian jahitan, juga perlu diperhatikan agar kulit jok dapat bertahan lebih lama. Kulit jok yang memiliki karakter tahan air tetap bisa mengalami rembes apabila proses pemasangannya tidak dikerjakan dengan baik.
