Ferrari Luce dan Segala Anomali Setelah Debut Globalnya

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wujud mobil listrik Ferrari Luce yang debut global. Foto: Dok. Ferrari
zoom-in-whitePerbesar
Wujud mobil listrik Ferrari Luce yang debut global. Foto: Dok. Ferrari

Layaknya artis papan atas yang sekali buat gebrakan langsung jadi atensi banyak publik, Ferrari Luce dengan cepat mendapat reaksi dari pemerhati dan penggemar otomotif kala melakoni debutnya pada 25 Mei lalu.

Bagaimana tidak, Ferrari Luce seakan membuat pabrikan keluar dari kodrat sebagai identitas produsen hypercar dengan segala teknik rancang bangun, hingga mesin performa tinggi. Kini menawarkan model listrik murni atau battery electric vehicle (BEV).

Sontak, jagat maya banjir komentar soal Luce. Kebanyakan menaruh pandangan negatif dan rasa cukup kecewa soal model anyar tersebut, sampai-sampai tidak sedikit hal anomali dari berbagai pihak mulai bermunculan.

Sejatinya, kritik yang dilontarkan bukan semata-mata Ferrari memutuskan untuk ikut mengembangkan mobil listrik murni. Namun lebih kepada model Luce itu sendiri yang cukup menggelitik jari-jari pemerhati dan penggemar otomotif.

Eks bos Ferrari sindir Luce

Wujud mobil listrik Ferrari Luce yang debut global. Foto: Dok. Ferrari

Kurang dari satu hari, Ferrari Luce sudah mendapat komentar tajam dari mantan bos perusahaan yakni Luca di Montezemolo. Kepada Askanews, ia mencemooh perihal eksterior Luce yang bahkan mungkin merek China bakal berpikir dua kali untuk menirunya.

Pernyataan itu muncul disinyalir menyangkut desain Xiaomi YU7 SUV tahun lalu, modelnya sangat mengingatkan dengan Ferrari Purosangue. Luca sendiri adalah sosok yang begitu dekat dengan Ferrari, ia menjabat CEO sejak 1991 hingga 2014.

Saham Ferrari anjlok

Wujud mobil listrik Ferrari Luce yang debut global. Foto: Dok. Ferrari

Sampai kepada hal yang lebih serius, nilai saham Ferrari di bursa Milan turun 8,4 persen dan di New York hingga 5,1 persen. Investor diduga tidak begitu tertarik dan mempertanyakan arah Ferrari mengambil jalan elektrifikasi yang terkesan penuh pertaruhan.

Luce jauh lebih pantas disebut sebagai mobil listrik premium daripada lini baru Ferrari yang selama ini dikenal luas. Selain itu, segmen kendaraan elektrik seperti Luce juga belum dapat diprediksi dengan baik, seiring dengan melambatnya pertumbuhan pasar mobil listrik global.

Disentil kompetitor

Wujud mobil listrik Ferrari Luce yang debut global. Foto: Dok. Ferrari

Tidak khalayak umum, pengaruh anomali Ferrari Luce sampai mengundang kompetitornya untuk ikut berkomentar. Misalnya, CEO Lamborghini Stephan Winkelmann yang mengatakan keputusan untuk menunda proyek mobil listrik mereka, Lanzador, ternyata dinilai tepat.

Pabrikan mobil lainnya seperti Mazda, meski bukan merupakan rival langsung dari Ferrari, tiba-tiba mengunggah visual Luce yang mereka produksi tahun 1966 silam. "Apakah seseorang berbicara tentang Luce?" bunyi penggalan takarir media sosial Mazda Europe.

instagram embed