Kabin Lega dan Tahan Banting, Proton Exora Andalan Bawa Sembako hingga Motor

Bagi Rakhmad Hamira, Proton Exora bukan sekadar mobil keluarga. Selama delapan tahun terakhir, MPV lansiran tahun 2009 itu juga menjadi bagian dari aktivitas usahanya sehari-hari.
Warga Gunung Kidul, Yogyakarta, tersebut menggunakan Exora untuk berbagai kebutuhan, termasuk ketika dirinya menjadi agen bantuan sosial (bansos) pada tahun 2019-2023.
"Saat itu mobil digunakan untuk angkut-angkut sembako. Membawa beras kemasan 5 kilogram dan 10 kilogram itu totalnya hampir 600 kilogram atau kadang lebih," ujar Rakhmad kepada kumparan saat dihubungi, Rabu (9/9).
Kemampuan tersebut menurut Rakhmad terbantu oleh desain kabin Exora yang lega. Kursi baris kedua dan tiga dapat dilipat hingga rata, membuat ruang penumpang berubah menjadi tempat untuk menaruh berbagai muatan. Kebutuhan mengangkut barang itu ternyata juga membantu untuk usaha gas LPG yang dijalankan Rakhmad.
"Pernah perjalanan sekitar 55 kilometer dengan keluarga besar. Saya, istri, anak saya empat, dan orang tua dua, baris belakang bawa 30 tabung gas dengan diberikan pengaman atau pelindung di bagian samping itu masih muat. Penggunuaan sehari-hari untuk antar gas ke pelanggan, Sabtu-Minggu untuk pergi ke rumah saudara, " katanya.
Fungsi Exora sebagai kendaraan angkut ternyata tidak berhenti pada sembako dan tabung LPG. Rakhmad juga pernah memanfaatkannya untuk membawa sepeda motor Honda BeAT serta satu set meja dan kursi kayu berukuran cukup besar.
Untuk membawa barang-barang tersebut, ia cukup melepas kursi baris kedua lalu menata muatan di dalam kabin. Menurutnya, barang yang biasanya membutuhkan mobil pikap pun masih bisa dibawa Exora selama penataan dan aspek keselamatannya diperhatikan.
"Sangat multifungsi sekali saat bawa penumpang, sangat lega. Saya pilih Proton Exora karena punya banyak keluarga. Sangat memuaskan sekali untuk mengangkut full penumpang, penumpang dengan barang, atau barang yang begitu besar," imbuhnya.
Berbagai pengalaman tersebut membuat Rakhmad merasa Exora sudah cukup memenuhi kebutuhan transportasinya. Mobil tersebut bisa dipakai mengangkut keluarga, membawa barang untuk usaha, hingga menemani perjalanan jauh tanpa harus berganti kendaraan.
Karena itu, meski usia Exora miliknya kini sudah mencapai 17 tahun, Rakhmad belum melihat alasan kuat untuk menggantinya. Menurutnya, kenyamanan, ruang kabin, kemampuan membawa muatan, serta biaya perawatan yang masih terjangkau membuat mobil tersebut tetap layak dipertahankan.
"Apa yang diberikan Exora sudah memenuhi semua ekspektasi saya dengan dulu dapat di harga Rp 64 juta. Dengan fitur dan nilai plus yang ditawarkan kalau dibandingkan dengan harga yang sama, mungkin dulu dapatnya Kijang bensin atau Xenia yang saya kurang suka," tandasnya.
