Penjualan BAIC Naik 80 Persen, Bidik Jual 2.000 Unit Tahun Ini

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi diler BAIC Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diler BAIC Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparan

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya menyebut penerimaan merek BAIC di Tanah Air kian menunjukkan tren positif. Terbukti dari lonjakan penjualan model-modelnya sepanjang 2026 berjalan.

"Kita evaluasi masih hungry, ya. Belum puas begitu, tetapi kalau dibandingkan dengan tahun lalu, kita tahun ini sampai dengan Juli ada 80-90 persen menjual lebih baik dibandingkan dengan 2025 untuk wholesales," buka Dhani di Bandung, Selasa (18/8) malam.

Dirinya mengharapkan pertumbuhan permintaan kendaraan lansiran BAIC tahun ini dapat terjaga sehingga mampu terjual hingga ribuan unit.

"Tetapi kita sebenarnya ingin 200 persen sampai akhir tahun nanti dibandingkan saat closing 2025 yang 700 (unit). Paling tidak kita bisa di atas 1.500 sampai 2.000 unit untuk tahun ini," papar Dhani.

Media first drive mobil listrik BAIC T1 Jakarta-Bandung, (18-19/8/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Pabrikan asal China ini juga baru memulai memasarkan model listrik murni lewat T1. Diakui Dhani, sebagai awal pihaknya belum menargetkan angka pasti penjualan hingga pangsa pasar battery electric vehicle (BEV) nasional.

"Belum. Jadi kita lihat bahwa kemarin ternyata, kita menyadari bahwa di kelasnya segmen ini memang cukup tight, konsumen bisa memilih di bawahnya. Jadi mereka melihat bahwa mobil ini ataupun mereka bisa naik ke atas," jelasnya.

Selain produk dan proses perakitan lokal, BAIC Indonesia juga tengah fokus menggarap layanan purna jual di seluruh negeri. Saat ini sudah ada 16 cabang yang beroperasi dan ditargetkan akan ada 4 diler baru hingga akhir 2026.