Sasar Pasar Amerika Latin-Timur Tengah, Ekspor Mitsubishi Tembus 84 Ribu Unit

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seremoni ekspor Mitsubishi Xforce dari Indonesia. Foto: dok. Mitsubishi
zoom-in-whitePerbesar
Seremoni ekspor Mitsubishi Xforce dari Indonesia. Foto: dok. Mitsubishi

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) memperkuat perannya sebagai salah satu basis produksi dan ekspor utama grup Mitsubishi Motors global. Kinerja ekspor manufaktur asal Jepang ini tumbuh signifikan dan kini sasar pasar mancanegara lebih luas.

Hingga Agustus 2026, akumulasi pengiriman kendaraan utuh maupun komponen terurai oleh MMKI ke luar negeri telah menyentuh 84.971 unit. Pencapaian ini didorong oleh kuatnya permintaan dari negara-negara tujuan ekspor serta hadirnya jajaran model baru rakitan lokal.

Disampaikan Presiden Direktur PT MMKI, Takahiro Kato menjelaskan bahwa kajian pasar ekspor baru yang lebih luas terus menjadi fokus utama perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan positif.

"Peningkatan ekspor terutama didorong oleh meningkatnya permintaan dari pasar tujuan ekspor MMKI. Bersama Mitsubishi Motors Corporation (MMC), kami terus memperluas bisnis ekspor dengan membuka pasar-pasar baru, termasuk negara-negara di Amerika Latin dan Timur Tengah," kata Kato kepada kumparan.

Mesin Mitsubishi Xpander diproduksi Indonesia di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Foto: dok. Mitsubishi Indonesia

Langkah ekspansi pasar ekspor tersebut dinilai memiliki peran strategis untuk menjaga keberlanjutan roda manufaktur serta perekonomian nasional.

"MMKI terus secara proaktif menjajaki peluang untuk memperluas pasar ekspor di negara-negara potensial, dengan tujuan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui peningkatan nilai ekspor," ujar Kato.

Tercatat tiga model buatan fasilitas Cikarang menjadi tulang punggung utama ekspor, yakni Mitsubishi Xpander, Xpander Cross, serta SUV terbaru Mitsubishi Destinator.

"Saat ini, kontributor ekspor terbesar MMKI adalah Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Xpander Cross, dan Mitsubishi Destinator. Model-model tersebut telah diterima dengan baik di berbagai pasar ekspor," tutur Kato.

Mitsubishi Destinator di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan

Dirinya menambahkan bahwa destinasi pengapalan kendaraan rakitan lokal tersebut kini sudah menembus puluhan negara lintas benua.

"Saat ini, MMKI mengekspor kendaraan ke lebih dari 65 negara yang tersebar di kawasan ASEAN, Asia Selatan, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Oseania. Kami juga terus mengembangkan pasar-pasar ekspor baru untuk memperluas jangkauan bisnis ekspor kami," ucap Kato.

Secara bulanan selama 2026, ekspor CBU MMKI tercatat fluktuatif mulai dari Januari (3.644 unit), Februari (6.172 unit), Maret (3.364 unit), April (4.528 unit), Mei (4.006 unit), Juni (3.776 unit), memuncak pada Juli (5.172 unit), dan Agustus sebanyak 2.670 unit.

Kombinasi antara serapan pasar domestik dan stabilnya permintaan dari 65 negara ekspor tersebut diyakini akan menjaga ritme produksi pabrik MMKI agar tetap berada pada level optimal secara berkelanjutan.

Total produksi MMKI (130.025 unit)

  • Januari: 15.630 unit

  • Februari: 18.229 unit

  • Maret: 11.699 unit

  • April: 13.743 unit

  • Mei: 15.702 unit

  • Juni: 18.555 unit

  • Juli: 18.942 unit

  • Agustus: 17.525 unit.

Total ekspor MMKI (84.971 unit)

  • Januari: 9.436 unit

  • Februari: 8.710 unit

  • Maret: 9.057 unit

  • April: 7.345 unit

  • Mei: 12.974 unit

  • Juni: 14.623 unit

  • Juli: 12.380 unit

  • Agustus: 10.446 unit.

Total ekspor CBU MMKI (33.332 unit)

  • Januari: 3.644 unit

  • Februari: 6.172 unit

  • Maret: 3.364 unit

  • April: 4.528 unit

  • Mei: 4.006 unit

  • Juni: 3.776 unit

  • Juli: 5.172 unit

  • Agustus: 2.670 unit.