Update Penjualan Mobil Diesel Imbas Fluktuasi Harga BBM, Naik atau Turun?

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Innova di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Innova di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Mobil penumpang bermesin diesel merupakan salah satu segmen yang cukup digemari di Indonesia. Setidaknya, ada tiga model bintang utama mengisi ceruk ini seperti Toyota Kijang Innova Reborn, Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari hingga Juli 2026, hanya tiga model tersebut yang mampu mengantongi ribuan pengiriman dari pabrik ke jaringan dilernya.

Penjualan dari bulan ke bulan terbilang fluktuatif. Catatan menarik sebenarnya melihat tren tiga bulan terakhir sejak Juli untuk model-model terpopuler yang sudah ditulis di atas tadi, semuanya kompak menyusut.

Secara kolektif, penurunan performa penjualan terendah untuk segmen ini terjadi pada Juli lalu. Tiga model utama penyokong volume penjualan diesel konvensional hanya mencetak total gabungan sebanyak 1.888 unit, terendah dalam kurun tujuh bulan terakhir.

Toyota Fortuner GR Sport di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Pengiriman ke diler sempat menyentuh puncaknya pada periode April dan Mei sebelum akhirnya terus melandai. Misalnya Toyota Kijang Innova yang memimpin akumulasi total 17.364 unit, sempat mencatatkan puncak pengiriman pada Mei sebesar 3.819 unit.

Namun, penjualannya merosot sebesar 56,19 persen menjadi 1.673 unit pada Juni dan kembali terkoreksi 31,38 persen menjadi 1.148 unit pada Juli. Kondisi serupa dialami Toyota Fortuner yang mencatatkan total kumulatif 6.442 unit hingga Juli 2026.

Setelah mencapai performa tertingginya pada April dengan perolehan 1.383 unit, pengirimannya kemudian menurun menjadi 1.184 unit di Mei, anjlok 50 persen selama Juni (592 unit), dan turun lagi 17,91 persen pada Juli (486 unit).

Pemain utama lainnya, Mitsubishi Pajero Sport, mengantongi akumulasi total 4.486 unit dengan puncak penjualan terjadi pada Februari sebanyak 1.262 unit. Setelah itu, pengirimannya perlahan melandai dari 499 unit pada Mei, turun 27,05 persen di Juni (364 unit), serta terkoreksi 30,22 persen di Juli (254 unit).

Nissan Terra Comeback di GIIAS 2022. Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Dominasi pasar mobil penumpang diesel saat ini masih dipegang secara mutlak oleh tiga model teratas tersebut. Gabungan volume penjualan Innova, Fortuner, dan Pajero Sport menyumbang 28.292 unit atau menguasai 99,2 persen dari total keseluruhan pasar diesel penumpang dari catatan yang kumparan rangkum.

Di tengah tren penurunan model konvensional pada periode Juni-Juli, jajaran SUV asal Tiongkok dan Korea justru menunjukkan anomali pertumbuhan positif di bulan Juli, meski angka secara aktualnya sebenarnya tidak besar.

Gambarannya, model-model seperti GWM Tank 500 naik 64,29 persen menjadi 23 unit, GWM Tank 300 melonjak 120 persen menjadi 11 unit, dan Hyundai Palisade melesat 300 persen menjadi 4 unit dibandingkan bulan sebelumnya.

Melonjaknya harga bahan bakar jadi faktor utama?

Pengemudi mengisi bahan bakar Biosolar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Lesunya penjualan para kendaraan penumpang peminum solar series ini disinyalir dari efek domino melambungnya harga solar non subsidi akhir-akhir ini. Ambil contoh Pertamina dan sejumlah pemain swasta yang mengalami fluktuasi banderol.

Pada pertengahan April 2026, publik dikejutkan dengan harga baru solar non subsidi yang punya angka Cetane Number (CN) kecil itu. Semula sekitar Rp 14 ribu untuk Dexlite dan Pertadex, berubah menjadi sekitar Rp 23 ribu per liternya.

Nilainya justru kembali meroket saat masuk bulan Mei yang menyentuh tarif Rp 26-27 ribuan untuk setiap liternya. Nominal ini cukup bertahan hingga Juni yang sempat kembali turun meski masih di kisaran Rp 23 ribu per liter.

Pemilik mobil diesel dapat bernapas lebih lega tatkala memasuki bulan ke-7 yang membuat harga solar menjadi sekitar Rp 19 ribu dan bertahan, hingga pada akhirnya awal September ini banderolnya kembali tembus Rp 23-25 ribu per liter.

Mitsubishi Pajero Sport di Gaikindo Jakarta Auto Week 2022. Foto: MMKSI

Lantas benarkah demikian? Chief Executive Auto2000, Anton Jimmi Suwandy tak menampik adanya perubahan perilaku calon konsumen yang menimbang kendaraan diesel lansiran Toyota akhir-akhir. Namun disebutnya hal tersebut bukan sebagai faktor mutlak.

"Tetapi di sisi lain, ada customer yang melihat faktor lain seperti kebutuhan mobilitas, kepraktisan, durability, resale value, serta efisiensi kendaraan secara keseluruhan tetap menjadi pertimbangan utama," kata Anton kepada kumparan, Rabu (2/9/2026).

Belum lagi, dirinya meyakini dua model diesel terpopuler Toyota seperti Kijang Innova dan Fortuner sudah sangat dipercaya masyarakat Indonesia. Sehingga tetap ada saja pembeli yang ingin melakukan pembelian kembali.

GWM Tank 300 Sand Beigie Edition di GIIAS 2026, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

"Berbicara penjualan Auto2000, kami masih merasakan tren yang positif, khususnya bulan Agustus terhadap bulan sebelumnya (Juli) di mana berdasarkan data penjualan Auto2000, Innova Diesel mengalami kenaikan hampir semua area Auto2000 dengan angka nasional Agustus sekitar 140 persen vs penjualan Juli," paparnya.

Begitu juga untuk model Fortuner yang mana pada Juli ke Agustus disebutnya juga masih menunjukkan tren positif, dengan angka penjualan nasional Agustus sebesar 146 persen dibandingkan hasil bulan ke-7 lalu.

Penjualan wholesales mobil penumpang diesel periode Januari-Juli 2026 (Gaikindo)

Toyota Kijang Innova: 17.364 unit

  • Januari: 2.728 unit

  • Februari: 3.514 unit

  • Maret: 1.472 unit

  • April: 3.010 unit

  • Mei: 3.819 unit

  • Juni: 1.673 unit

  • Juli: 1.148 unit.

Toyota Fortuner: 6.442 unit

  • Januari: 1.049 unit

  • Februari: 1.098 unit

  • Maret: 650 unit

  • April: 1.383 unit

  • Mei: 1.184 unit

  • Juni: 592 unit

  • Juli: 486 unit.

Mitsubishi Pajero Sport: 4.486 unit

  • Januari: 829 unit

  • Februari: 1.262 unit

  • Maret: 621 unit

  • April: 655 unit

  • Mei: 499 unit

  • Juni: 364 unit

  • Juli: 254 unit.

GWM Tank 500: 162 unit

  • Mei: 35 unit

  • Juni: 14 unit

  • Juli: 23 unit.

GWM Tank 300: 125 unit

  • Mei: 10 unit

  • Juni: 5 unit

  • Juli: 11 unit.

Hyundai Palisade: 99 unit

  • Mei: 2 unit

  • Juni: 1 unit

  • Juli: 4 unit.

Ford Everest: 28 unit

  • Mei: 3 unit

  • Juni: 2 unit

  • Juli: 1 unit.

Nissan Terra: 8 unit

  • Mei: 20 unit

  • Juni: 4 unit

  • Juli: 2 unit.