Konten dari Pengguna

Dari Sekolah ke Dunia Kerja

Ourellia Rompis

Ourellia Rompis

Siswa SMK Katolik St. Familia Tomohon

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ourellia Rompis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada satu titik ketika sekolah tidak lagi hanya tentang belajar, tetapi tentang menentukan langkah setelahnya. Di titik itu, saya mulai menyadari bahwa apa yang akan dihadapi tidak lagi sama seperti sebelumnya. Masa sekolah yang selama ini terasa terarah perlahan berubah menjadi fase yang penuh pertanyaan dan tuntutan untuk memilih.

Momen Presentasi Hasil Pratik Kerja Lapangan (Arsip Pribadi, 2025)
zoom-in-whitePerbesar
Momen Presentasi Hasil Pratik Kerja Lapangan (Arsip Pribadi, 2025)

Sebagai siswa SMK, saya juga sempat berada di fase kebingungan dalam menentukan arah setelah lulus. Pilihan yang ada terasa tidak sederhana, sementara waktu untuk memutuskan semakin dekat. Namun, seiring berjalannya waktu, pengalaman yang saya jalani mulai memberikan gambaran yang lebih nyata tentang apa yang sebenarnya saya hadapi.

Pengalaman tersebut saya dapatkan melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL). Di tahap ini, saya tidak lagi hanya belajar untuk memahami, tetapi juga dituntut untuk mampu menjalankan tanggung jawab secara langsung. Sebagai siswa perhotelan, saya dihadapkan pada dunia pelayanan yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan sikap profesional. Setiap interaksi dengan tamu menjadi pembelajaran yang tidak bisa digantikan oleh teori di dalam kelas.

Dari sana, saya mulai menyadari bahwa dunia kerja memiliki tuntutan yang berbeda. Tidak ada lagi ruang untuk bersikap sembarangan, karena setiap tindakan memiliki konsekuensi. Hal-hal sederhana seperti komunikasi, sikap, dan ketepatan waktu menjadi sangat penting dalam menjalankan pekerjaan.

Pengalaman tersebut berlanjut ketika saya diberi kesempatan untuk bekerja secara harian sebagai tenaga casual. Di titik ini, saya benar-benar merasakan bagaimana dunia kerja berjalan lebih cepat, lebih menuntut, dan tidak selalu dapat diprediksi. Saya belajar untuk beradaptasi, menghadapi berbagai situasi, serta tetap menjaga kualitas kerja dalam kondisi apa pun.

Proses polishing saat dilakukan selama PKL (Arsip Pribadi, 2025)

Dari seluruh proses tersebut, saya mulai memahami bahwa belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas. Sekolah memberikan dasar yang penting, tetapi pengalaman di dunia kerja memberikan pemahaman yang lebih nyata dan membentuk cara berpikir yang lebih matang.

Pada akhirnya, saya menyadari bahwa melangkah ke dunia kerja bukan sekadar tentang memilih jalan, tetapi tentang kesiapan untuk bertanggung jawab atas pilihan tersebut. Dari sini, saya belajar bahwa proses menjadi siap tidak datang secara instan, tetapi melalui pengalaman yang dijalani secara langsung.