Ketika Lulus Bukan Akhir, tetapi Awal dari Sebuah Pilihan

Siswa SMK Katolik St. Familia Tomohon
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ourellia Rompis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Menjelang kelulusan, satu pertanyaan yang sering muncul adalah: setelah ini mau ke mana? Bagi sebagian orang, jawabannya mungkin sudah jelas. Namun bagi saya, momen kelulusan justru menjadi titik di mana saya harus benar-benar memikirkan langkah selanjutnya.
Sebagai siswa SMK jurusan perhotelan, saya tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dari pengalaman tersebut, saya mulai memahami bagaimana dunia kerja berjalan. Saya melihat sendiri bahwa apa yang dipelajari di sekolah bisa diterapkan secara nyata, dan dari situ muncul pemikiran bahwa bekerja setelah lulus bukanlah hal yang mustahil.
Selama menjalani PKL, saya terbiasa dengan lingkungan kerja yang menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketelitian. Setiap tugas yang saya jalani mengajarkan saya untuk bekerja dengan standar yang jelas dan menjaga kualitas. Saya juga belajar untuk mengatur waktu dengan baik, bekerja secara efisien, serta tetap fokus dalam setiap tanggung jawab yang diberikan. Pengalaman ini membuat saya lebih siap menghadapi dunia kerja dibandingkan sebelumnya.
Setelah PKL selesai, saya juga mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai tenaga casual. Dari sini, saya benar-benar merasakan bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya. Ritme kerja yang cepat dan tuntutan untuk selalu siap membuat saya belajar untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab. Saya tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga belajar menjaga sikap, berkomunikasi dengan baik, dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis.
Pengalaman tersebut secara perlahan membentuk cara pandang saya terhadap masa depan. Saya menjadi lebih memahami bahwa kesiapan bukan hanya dilihat dari apa yang kita ketahui, tetapi juga dari bagaimana kita bersikap dan bertindak. Hal ini membuat saya merasa lebih percaya diri untuk menghadapi dunia kerja secara langsung.
Di tengah semua itu, saya sempat berada di fase berpikir tentang masa depan. Banyak orang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan itu adalah pilihan yang baik. Namun, saya juga menyadari bahwa setiap orang memiliki jalan yang berbeda. Dengan pengalaman yang sudah saya miliki, saya merasa lebih siap untuk langsung terjun ke dunia kerja.
Bagi saya, memilih untuk bekerja setelah lulus bukan berarti berhenti belajar. Justru dari bekerja, saya bisa terus belajar hal-hal baru, memahami dunia secara lebih luas, dan mengembangkan diri secara langsung. Pengalaman menjadi guru yang nyata, yang tidak selalu bisa didapatkan dari teori saja.
Pada akhirnya, saya memahami bahwa lulus bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari sebuah pilihan. Pilihan untuk melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja adalah keputusan yang harus disesuaikan dengan kesiapan masing-masing.
Saya memilih untuk melangkah ke dunia kerja dengan bekal pengalaman yang sudah saya miliki. Bukan karena saya tidak ingin melanjutkan pendidikan, tetapi karena saya ingin berkembang melalui pengalaman nyata yang ada di depan saya.
Karena pada akhirnya, lulus bukan tentang siapa yang paling cepat menentukan jalan, tetapi siapa yang berani melangkah dan bertanggung jawab atas pilihannya.
Dan saya memilih untuk melangkah, serta siap menghadapi apa pun yang ada di depan saya.
