Konten dari Pengguna

PKL Bukan Sekedar Tugas: Pelajaran Hidup Saya sebagai Siswa Perhotelan

Ourellia Rompis

Ourellia Rompis

Siswa SMK Katolik St. Familia Tomohon

·waktu baca 3 menit

Tulisan dari Ourellia Rompis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi siswa SMK jurusan perhotelan berarti belajar tidak hanya dari teori di dalam kelas, tetapi juga dari pengalaman nyata yang secara langsung membentuk cara berpikir dan sikap saya. Selama menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), saya merasakan sendiri bagaimana dunia kerja berjalan, sesuatu yang sebelumnya hanya bisa saya bayangkan dari materi pembelajaran di sekolah.

Pengalaman PKL membawa saya masuk ke lingkungan hotel yang profesional, di mana setiap hal memiliki standar yang jelas. Dari cara berpakaian, bersikap, hingga menjalankan tugas, semuanya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Saya belajar bahwa dalam dunia perhotelan, hal kecil sekalipun memiliki arti penting, karena berhubungan langsung dengan kenyamanan dan kepuasan tamu.

Presentasi hasil PKL sebagai bentuk tanggung jawab dan pembelajaran (Arsip Pribadi, 2025)
zoom-in-whitePerbesar
Presentasi hasil PKL sebagai bentuk tanggung jawab dan pembelajaran (Arsip Pribadi, 2025)

Setiap hari selama PKL, saya menjalani berbagai aktivitas yang menuntut kedisiplinan dan ketelitian. Mulai dari menyiapkan area kerja, memastikan kebersihan tetap terjaga, hingga menjalankan tugas seperti polishing dengan standar yang sudah ditentukan. Kegiatan-kegiatan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi membutuhkan konsistensi dan fokus yang tinggi agar hasilnya tetap maksimal.

Proses kerja nyata dihotel-Polishing (Arsip Pribadi,2025)

Melalui pengalaman ini, saya mulai memahami bahwa dunia kerja tidak hanya tentang kemampuan, tetapi juga tentang sikap. Ketepatan waktu, kerapian, dan cara berkomunikasi menjadi hal yang sangat diperhatikan. Saya belajar untuk selalu bersikap profesional, menjaga sikap di hadapan tamu, dan menunjukkan tanggung jawab dalam setiap tugas yang diberikan.

Setelah menyelesaikan PKL, saya juga mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai tenaga casual. Pengalaman ini menjadi langkah lanjutan yang semakin memperkuat pemahaman saya tentang dunia kerja. Ritme kerja yang lebih cepat, tanggung jawab yang lebih besar, serta tuntutan untuk selalu siap membuat saya harus benar-benar menyesuaikan diri.

Bekerja sebagai casual membuat saya merasakan langsung bagaimana suasana kerja yang sesungguhnya. Saya belajar untuk bekerja di bawah tekanan tanpa mengurangi kualitas, menjaga fokus dalam situasi yang padat, serta tetap memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, saya juga belajar bagaimana pentingnya kerja sama tim. Dalam lingkungan hotel, setiap orang memiliki peran masing-masing, dan semua harus saling mendukung agar pelayanan berjalan dengan baik.

Pengalaman ini juga mengajarkan saya untuk lebih mandiri dan percaya diri. Saya mulai terbiasa mengambil tanggung jawab atas tugas yang diberikan dan berusaha menyelesaikannya dengan sebaik mungkin. Hal ini membuat saya menyadari bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang kita jalani.

Dari seluruh pengalaman tersebut, saya memahami bahwa PKL bukan sekadar kewajiban dalam pendidikan SMK. PKL adalah proses pembelajaran yang sesungguhnya, di mana saya belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan profesionalisme. Semua hal ini menjadi bekal penting bagi saya untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.

Kini saya melihat bahwa setiap pengalaman selama PKL dan bekerja sebagai casual memiliki peran besar dalam membentuk diri saya. Saya menjadi lebih siap, lebih percaya diri, dan lebih memahami apa yang akan saya hadapi ke depannya. Bagi saya, PKL bukan hanya tentang menyelesaikan tugas sekolah, tetapi tentang mempersiapkan diri untuk melangkah ke dunia nyata dengan lebih matang dan siap menghadapi tantangan.