Konten dari Pengguna

Barcelona Cetak 28 Gol dalam 6 Laga: Flick Sedang Membangun Monster

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Ilham Prakoso tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dibuat dengan AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dibuat dengan AI

Camp Nou diguyur hujan malam tadi. Tapi tidak ada yang peduli dengan cuaca ketika Barcelona sedang bermain seperti ini.

Raphinha mencetak hattrick. Joao Cancelo mencetak dua gol dari luar kotak penalti yang bahkan data menyebutnya hampir tidak mungkin. Gabriel Jesus dan Lamine Yamal menambahkan masing-masing satu. Racing Santander mencoba dua kali membalas, dan dua kali pula Barcelona melanjutkan pesta.

Skor akhir: 7-2. Kemenangan keenam dari enam laga La Liga. Total 28 gol dicetak, 11 lebih banyak dari Real Madrid yang berada di posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak.

Barcelona bukan sekadar tim yang sedang tampil baik. Mereka sedang menjadi sesuatu yang berbeda.

Malam Milik Raphinha dan Dua Gol yang Tidak Masuk Akal.

Raphinha membuka gol pertamanya di menit ke-25 lewat penalti, lalu menambahkan yang kedua di menit ke-42 dari dalam kotak, dan melengkapi hattrick dengan penalti kedua di menit ke-67. Total sembilan gol dan tiga assist dari enam laga La Liga musim ini menjadikannya pemain paling produktif di liga dalam hal kontribusi langsung bersama top skor Mbappe.

Tapi dua gol Joao Cancelo adalah cerita yang berbeda. Gol pertamanya di menit kedelapan adalah tembakan keras dari 25 yard yang membentur mistar sebelum masuk. Data xG untuk kedua golnya hanya 0,047 gabungan, artinya secara statistik peluang kedua tendangan itu berubah menjadi gol hampir tidak ada. Cancelo melakukannya dua kali dalam satu malam.

Lamine Yamal melengkapi kemenangan di menit ke-89 dari assist Karim Adeyemi, sebuah cameo akhir yang mengingatkan bahwa bahkan pengganti Barcelona pun berbahaya.

Bukan Sekadar Gol: Ini Sistem yang Sedang Matang.

Yang membuat Barcelona berbeda musim ini bukan hanya jumlah golnya. Adalah cara gol itu lahir. Flick membangun sistem di mana Raphinha bermain sebagai false nine, bergerak bebas di antara lini tengah dan lini depan, menciptakan ruang bagi Cancelo dan Yamal untuk masuk dari sisi-sisi lapangan. Racing Santander mencoba berbagai cara untuk menetralisasi ancaman ini, dan tidak ada yang berhasil.

Data berbicara lebih keras dari narasi: Barcelona mengumpulkan 6,65 expected goals (xG) malam itu, dibandingkan Racing yang hanya 1,86. Dengan kata lain, dominasi Barcelona bukan keberuntungan. Mereka menciptakan peluang berkualitas tinggi secara konsisten, lalu menyelesaikannya dengan efisiensi yang tidak normal.

Dalam lima dari tujuh pertandingan di semua kompetisi musim ini, Barcelona mencetak minimal lima gol. Enam kemenangan beruntun di awal La Liga bukan prestasi yang umum, dan dalam sejarah modern, empat dari lima kali Barcelona melakukannya mereka akhirnya juara di akhir musim.

Real Madrid dan Pertanyaan yang Belum Terjawab.

Di sisi lain La Liga, Real Madrid yang kini dilatih Jose Mourinho sudah tersandung di markas Real Betis. Mbappe gagal mengeksekusi penalti setelah kiper Betis mencoba taktik psikologis dengan membongkar strategi Mbappe dan membuatnya ragu, sebuah cerita yang viral dan akan dibahas tersendiri di luar artikel ini.

Yang relevan di sini adalah jarak yang mulai terbuka antara Barcelona dan Real Madrid. Barcelona 18 poin dari enam laga. Real Madrid belum merilis hasil lengkap pekan ini. Jika tren ini berlanjut, pertanyaan bukan lagi siapa yang akan bersaing dengan Barcelona musim ini, melainkan apakah ada yang bisa.

28 gol dari enam laga bukan statistik yang lahir dari keberuntungan. Ia lahir dari sistem yang dirancang dengan sangat teliti oleh Hansi Flick, dieksekusi oleh pemain-pemain yang tahu persis peran mereka, dan dipertajam oleh kolektivitas yang tidak dimiliki banyak tim di dunia hari ini. Racing Santander tadi malam hanya menjadi korban terbaru. Pertanyaannya adalah siapa yang akan menjadi korban berikutnya, dan apakah ada yang cukup siap untuk tidak menjadi korban sama sekali.