Kalimat Sederhana Kang Dedi Mulyadi

Tulisan dari Pakemitan Asik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yang kerap diucapkan oleh Sang Bupati nyentrik ini adalah kata kata sederhana bahwa : Kesulitan, Kekurangan, Kesengsaraan serta Perbedaan dalam hidup merupakan sebuah keadaan yg seharusnya kita syukuri. Sebab tanpa itu semua yg disertai pemikiran rasional didasari dengan kesabaran sesungguhnya merupakan kekuatan yang hebat guna meraih tujuan hidup yang sebenarnya.
Sebab segala sesuatu yg ada itu awalnya dari yg tiada, segala sesuatu yg besar itu berawal dari yg kecil. Demikian pula bahwa sesuatu kesuksesan itu tercapai manakala sebelumnya dihadapkan dengan kekurangan dan perjuangan serta itikad yang tiada henti.
Orang sunda bilang, "Mun teu ngarah moal ngarih, mun teu ngakal moal ngakeul. Jelas sekali adanya bahwa hidup itu harus berupaya dan berusaha semaksimal mungkin dalam memperjuangkannya disamping kita berdoa & meminta pada-Nya.
Kemudian perbedaan dalam berbangsa & bernegara itu ibaratnya sebuah menu. Nasi, sayur, ikan, sambal dan lalapan. Bila semuanya disajikan diatas meja makan yg bersih, akan menarik dan mengundang selera makan. Apalagi bila kita makan bersama dalam satu meja, sungguh akan terasa bermakna.
Demikian bila bernegarapun tak ada bedanya. Andai saja kita memaksakan harus satu golongan saja atau satu kelompok saja sementara yang lainnya tidak boleh. Berarti bila seperti itu, tak ada bedanya kita makan diatas meja dengan menu hanya sepiring nasi tanpa lainnya.
Mari kita buat menu yang indah dengan makan bersama diatas meja yang bersih, selanjutnya kita sajikan dalam menu yg majemuk ciri khas Bumi Nusantara Indonesia Raya.
m
