170 Personel TNI di Poso Diprioritaskan Naik Pangkat

170 personel TNI dari Batalyon Infanteri 714 Sintuwu Maroso (SM) Poso yang baru kembali bertugas selama 12 bulan di perbatasan Papua, mendapatkan prioritas pendidikan dan kenaikan pangkat sesuai aturan. Selain itu diberikan piagam penghargaan atas keberhasilan melaksanakan tugas.
"Mereka pergi dan kembali sesuai jumlah. Penghargaan negara kepada mereka adalah diprioritaskan untuk pendidikan serta kenaikan pangkat namun khusus pangkat secara reguler sesuai masa dinas atau mengikuti aturan, namun diprioritaskan," kata Danyon 714 Sintuwu Maroso Poso Mayor Inf Constantinus Rusmanto, kepada PaluPoso, Selasa (23/2).
Menurut Danyon, sebenarnya pasukan yang dipimpinnya tersebut telah tiba di Poso dua pekan lalu. Namun disebabkan adanya pandemi, maka mereka menjalani karantina selama 14 hari.
"Untuk memutus rantai penyebaran virus corona, 170 prajurit yang baru tiba dari Papua dilakukan karantina. Namun sejauh ini tidak ada yang didapati positif dalam 14 hari masa inkubasi saat karantina," ujar Danyon.
Dia juga menambahkan jika 170 personel dari Batalyon 714/SM yang bergabung dalam Batalyon Infanteri R.712 WT saat melaksanakan tugas operasi Pamtas Mobile di Papua, berasal dari kompi-kompi yang ada di batalyon ini.
"Mereka adalah pasukan terbaik dari sejumlah kompi yang ada di Batalyon 714/SM ini," ujarnya.
Seperti biasanya setiap ada kepulangan personel yang bertugas dari melaksanakan BKO, harus dilakukan acara penyambutan atau penjemputan yang telah menjadi tradisi bagi anggota TNI, yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. ** (Deddy).
