Konten Media Partner

20 Satwa Purba Soa Layar di Sulteng Dilepasliarkan ke Habitatnya

Palu Posoverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satwa purba Hydrosaurus Amboinensis atau Soa Layar yang dilepasliarkan BKSDA Sulteng. Foto: Dok. BKSDA Sulteng
zoom-in-whitePerbesar
Satwa purba Hydrosaurus Amboinensis atau Soa Layar yang dilepasliarkan BKSDA Sulteng. Foto: Dok. BKSDA Sulteng

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah melepasliarkan satwa purba Hydrosaurus Amboinensis atau Soa Layar.

Sebanyak 20 ekor Soa Layar dilepasliarkan di Camping Ground TWA Wera di Desa Kalukutinggu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Soa Layar yang kami lepaskan itu merupakan hasil pemburuan liar yang diselamatkan BKSDA Jawa Timur dan dikembalikan ke Sulteng dalam hal ini diserahkan ke kami untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” kata Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Hasmuni Hasmar, Senin (9/3).

Dia mengatakan selain 20 ekor Soa Layar, hewan lain yang dilepasliarkan adalah seekor Banin Sulawesi dan Kura-kura Hutan sebanyak 13 ekor.

BKSDA Sulawesi Tengah melepasliarkan satwa purba Hydrosaurus Amboinensis atau Soa Layar. Foto: Dok. BKSDA Sulteng

Menurutnya, Camping Ground TWA Wera adalah hutan yang cocok dengan habitat ketiga jenis satwa tersebut.

“Tiga jenis hewan ini dilepasliarkan di tempat yang sama mengingat habitat ketiga hewan ini sama. Harapan kami setelah dilepasliarkan tidak ada lagi pemburuan,” ujarnya.

Hasmuni menambahkan, BKSDA akan melakukan tindakan berupa sanksi tegas bagi pelaku pemburuan liar terhadap satwa.