23 Kelompok Nelayan di Sulteng Terima Bantuan Alat Tangkap dan Budidaya

Konten Media Partner
14 Desember 2022 18:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Moh Arif Ladjuba saat menyerahkan bantuan sarana prasarana tangkap ikan dan budidaya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah kepada kelompok Nelayan di Sulteng, Rabu (14/12). Foto: Tim PaluPoso
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Moh Arif Ladjuba saat menyerahkan bantuan sarana prasarana tangkap ikan dan budidaya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah kepada kelompok Nelayan di Sulteng, Rabu (14/12). Foto: Tim PaluPoso
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sebanyak 23 kelompok nelayan yang tersebar di kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah mendapatkan bantuan sarana prasarana tangkap ikan dan budidaya dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura di Jalan Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (14/12).
Melalui bantuan sarana prasarana ini, Rusdy Mastura berharap bisa meningkatkan taraf ekonomi dan pendapatan para nelayan di Sulteng.
Hal ini juga bertujuan agar Provinsi Sulteng mampu menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sudah ditetapkan Presiden RI Joko Widodo.
"Dari 5 daerah yang ditetapkan sebagai penyangga IKN, Sulteng salah satunya," ungkap Rusdy Mastura.
Khusus untuk Kabupaten Donggala, Rusdy Mastura mengatakan, perlu adanya penambahan bantuan bagi para nelayan di sana. Karena, Kabupaten Donggala merupakan wilayah terdekat dari IKN, selain itu di daerah ini juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Pangan Nasional.
ADVERTISEMENT
Gubernur Sulteng meminta kepada OPD terkait untuk lebih memperhatikan Kabupaten Donggala ke depannya.
"Khususnya nelayan di Donggala ini bisa dibantu lagi, sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan menyuplai IKN," kata Rusdy Mastura.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Moh Arif Latjuba menyebutkan, sebanyak Rp 99 miliar dana pengelolaan APBD tahun anggaran 2022 telah berhasil disalurkan melalui berbagai program untuk menyentuh masyarakat secara nyata.
"Ini untuk belanja operasi sebanyak Rp 70 miliar lebih, kemudian belanja modal Rp 25 miliar, sedangkan dana alokasi khusus dari belanja modal kurang lebih Rp 23 miliar," paparnya.
Lebih lanjut, Moh Arif Latjuba menuturkan pelaksanaan fisik telah mencapai 90 persen dan diupayakan akhir tahun mencapai 100 persen. Sedangkan untuk keuangan baru mencapai 70 persen saat ini.
ADVERTISEMENT
Arif menyebutkan, sebanyak 315 unit perahu viber telah diberikan kepada kelompok nelayan se Sulteng selama periode 2022 dengan ukuran yang bervariasi.
Semua perahu viber ini diberikan secara merata kepada kelompok nelayan di 13 kabupaten/kota se Sulteng.
Kemudian untuk mesin katinting, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng sudah menyalurkan 246 unit.
Selanjutnya untuk tali rompong, ia juga menyampaikan terdapat 888 bal yang sudah terbagi kepada masyarakat. *(Ala)