Air Mancur Maroso Jadi Obyek Wisata Warga Poso

Warga di Kabupaten Poso, Sulteng memanfaatkan momen malam Minggu dengan mengunjungi Taman Air Mancur Maroso yang terletak di lapangan Alun-alun Sintuwu Maroso, di Jalan Pulau Timor, Kelurahan Gebang Rejo, Poso.
Wisata Taman Air Mancur Maroso kini menjadi tempat favorit bagi warga Poso dalam menghabiskan akhir pekan di malam hari. Selain pasangan muda mudi, rombongan keluarga pun berbondong-bondong datang ke lokasi tersebut. Di taman itu juga terdapat tempat bermain anak-anak, serta penjual makanan dan minuman yang harganya sangat terjangkau.
Salah satu warga Poso Ayuni mengatakan, kalau malam Minggu dirinya bersama keluarga memanfaatkan waktu malam untuk refresing di lokasi air mancur.
"Setelah sibuk kerja saya bersama keluarga datang menikmati malam Minggu di sini, dan menghabiskan malam Minggu dengan menyaksikan air mancur," ucapnya, Sabtu 2 Februari 2019.
Menurut Ayunni, Taman Air Mancur Maroso ini memang hanya dibuka khusus pada malam Minggu. Pengunjung biasanya bersantai sejenak dan sekadar berselfi dengan latar belakang Taman Air Mancur.
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu meresmikan air mancur Maroso milik Pemda Poso yang berada di alun-alun kebanggaan masyarakat Poso ini pada akhir 2018. Keunikan air mancur ini, airnya bisa mengikuti alunan lagu.
Air Mancur Maroso merupakan inovasi pembangunan serta penataan kota terbesar sepanjang sejarah Pemerintah Daerah (Pemda) Poso. Pemda sendiri berharap air mancur ini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Poso.
Maksud dibangunnya Air Mancur Maroso ini untuk menjadikan Kota Poso lebih indah dan lebih maju dalam memberikan hiburan langsung kepada masyarakat Kota Poso dan para pendatang.
Selain itu, pembangunan air mancur ini dalam rangka mewujudkan visi misi pemerintahan Darmin-Samsuri, yakni meningkatkan prasarana dasar untuk mengatasi berbagai masalah perkotaan berpedoman pada arahan RTRW dan kelestarian lingkungan.
Wajah Kota Poso yang hendak ditata oleh pemerintahan Darmin-Samsuri berorientasi mewujudkan perubahan paradigma Kota Poso yang memiliki latar belakang masa lalu yang kelam, namun ke depannya diharapkan bisa menarik wisatawan serta memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat Kota Poso.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Faidul Keteng mengatakan, keberadaan air mancur ini merupakan satu-satunya air mancur terbesar khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
Sementara Bupati Darmin mengatakan, air mancur ini merupakan salah satu bagian komitmen pemerintah daerah untuk menata dan menghidupkan kembali Kota Poso sebagai ibu kota Kabupaten yang telah memiliki usia 123 tahun.
Menurutnya, dengan penataan ibu kota Poso yang semakin menawan ditambah dengan aksesori kota, pasti akan mampu menghapus stigma negatif Poso yang dulunya dikenal sebagai kota yang tidak aman untuk dikunjungi, kini justru bisa menjadi tujuan wisata.
Penulis: Darmawan Boimin (Kontributor)
Editor: Amar Burase
