Antrean Panjang di SPBU, Sopir Terkadang Tinggalkan Kendaraannya
·waktu baca 1 menit

Fenomena antrean panjang kendaraan mengisi BBM di SPBU di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berlangsung hingga saat ini.
Kondisi tersebut mendasari pertemuan antara Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid dengan Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno dan Kadishub Kota Palu Muhammad Arif Lamakarate di kantor Wali Kota Palu, Rabu (17/11) pukul 10.00 WITA.
Temuan di lapangan, antrean panjang kendaraan hingga di luar area SPBU mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Terlebih lagi, antrean tersebut tetap berlangsung walau stok BBM di SPBU tidak tersedia. Bahkan, kendaraannya ditinggal oleh pemiliknya. "Hal inilah yang menjadi pokok masalah yang mesti dicarikan jalan keluarnya," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.
Olehnya kata Hadianto, tugas bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan Polres Palu untuk mengatasi hal ini agar tidak terjadi lagi. Selain itu, pembatasan jumlah pengisian BBM seperti solar, pertalite dan BBM lainnya harus dibatasi jumlahnya agar bisa merata untuk semua kendaraan.
Pemkot Palu kata Hadianto, akan kembali mengundang pemilik SPBU untuk membahas masalah ini.
Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno setuju dengan pandangan Wali Kota Palu untuk mencari solusi terbaik dan pihaknya secepatnya melalukan indentifikasi terlebih dahulu di lapangan persoalan sesungguhnya.
