News
·
27 April 2021 16:14

Banggai Laut Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
Banggai Laut Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes (68819)
searchPerbesar
Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa dan sejumlah kepala daerah saat menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan, Selasa (27/4) pagi. Foto: Humas Pemda Banggai Laut
Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng), berhasil mencapai eliminasi malaria. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengganjar pemerintah daerah (Pemda) setempat dengan sertifikat yang diserahkan langsung di DKI Jakarta, Selasa (27/4) pagi.
ADVERTISEMENT
Sertifikat diterima langsung oleh Bupati Banggai Laut didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Laut, dr Cristian Macpal, serta Direktur RSUD Banggai dr Julita Ignasiyanti Petun.
Cristian menjelaskan, terdapat 3 kategori agar mendapatkan sertifikasi malaria, yakni kasus malaria kurang dari 1/1000 penduduk, kemudian positif rate di bawah 5 persen, serta tidak ada kasus penularan dilingkungan setempat.
"Dari 3 indikator itu, kita bisa menerima sertifikat," kata Cristian saat dihubungi dari Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulteng, Selasa (27/4).
Ia memaparkan, sebelum sertifikat diberikan, Kementerian Kesehatan memantau angka kasus malaria yang dilaporkan. Setelah itu, Kementerian Kesehatan menurunkan tim ke daerah.
"Ada sekitar 6 orang yang datang ke Banggai Laut," katanya.
ADVERTISEMENT
Ia memaparkan, dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah, Banggai Laut sebagai daerah penerima sertifikat tersebut. Selain itu, Kabupaten Tidore Kepulauan, Lubuk Linggau, Pulau Pisang, Minahasa Utara, Sinjai, Manggarai, Manggarai Timur, Bolaang Mongondow, Kolaka Timur, Kupang, dan Singkawang.
Setelah menerima sertifikat, Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah menemui Kepala Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan terkait percepatan pencegahan dan penanggulangan di sektor kesehatan tahun 2021 dan selanjutnya.
"Perlu juga dana untuk pencegahan dan pengobatan dan itu bapak Bupati sowan terkait rencana kerja," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020