Banjir dan Puting Beliung Terjang Poso, Puluhan Rumah Rusak

Konten Media Partner
30 November 2022 15:47
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Puting beliung terjadi di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, yang mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Puting beliung terjadi di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, yang mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Puluhan rumah warga di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), rusak parah setelah diterjang angin puting beliung dan banjir.
ADVERTISEMENT
Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Sulteng Andi Sembiring mengungkapkan, peristiwa angin puting beliung dan banjir menerjang Kabupaten Poso terjadi di dua wilayah berbeda.
Awalnya, angin puting beliung terjadi di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, yang mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kejadian angin puting beliung tersebut terjadi Selasa petang (29/11), pukul 18.00 Wita. Tetapi kami baru menerima laporan tanggal 30 November 2022 pagi tadi, sekitar pukul 09.30 Wita," kata Andi Sembiring, dihubungi Rabu (30/11).
Banjir terjang Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Selasa malam (29/11). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Banjir terjang Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Selasa malam (29/11). Foto: Istimewa
Lanjutnya, pada malam harinya, giliran Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Pusalemba yang diterjang banjir. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Desa Tonusu yang tidak bisa menampung debit air karena intensitas hujan lebat sejak sore hari.
"Dan kami baru terima laporan banjir itu, hari ini, Rabu 30 November 2022, sekitar pukul 00.05 Wita. Dari laporan yang kami terima hujan dengan intensitas tinggi itu terjadi hingga pukul 23.00 Wita, akibat Sungai Desa Tonusu meluap hingga ke pemukiman warga dengan ketinggian air lebih kurang 50 cm," kata Andi.
ADVERTISEMENT
Dia menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya saja sebanyak 30 unit rumah terendam banjir. Sementara 25 KK mengungsi. *(Ala)
Adv
zoom-in-whitePerbesar
Adv
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020