Konten Media Partner

Foto: Setelah Tsunami, Bekas Dermaga Zaman Belanda Muncul ke Permukaan

Palu Posoverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekitar 10 tiang yang terbuat dari besi muncul di tepi Pantai Talise, tepatnya di Jalan Komodo, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Foto: Andi Lena/PaluPoso
zoom-in-whitePerbesar
Sekitar 10 tiang yang terbuat dari besi muncul di tepi Pantai Talise, tepatnya di Jalan Komodo, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Foto: Andi Lena/PaluPoso

Setelah diterjang tsunami pada 28 September 2018, posisi pesisir pantai di Kota Palu, Sulawesi Tengah, banyak mengalami perubahan. Salah satunya adalah pantai yang menjadi pusat rekreasi masyarakat Kota Palu, yang terletak di Jalan Komodo (Pegaraman), Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur.

Perubahan yang sangat mencolok terlihat di tempat yang dulunya adalah jalanan dan jejeran kafe-kafe itu. Kini, tempat itu menjadi laut dan sekitar 10 tiang yang terbuat dari besi muncul ke permukaan. Tiang-tiang besi itu disebut-sebut merupakan bekas dermaga yang dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Saat ini, lokasi tersebut menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga, baik yang datang untuk berfoto-foto maupun yang sekadar penasaran dengan kemunculan bekas tiang dermaga pelabuhan zaman penjajahan Belanda tersebut.

Tiang-tiang besi itu disebut-sebut merupakan bekas dermaga yang dibangun pada zaman belanda, yang kini kembali muncul ke permukaan. Foto: Andi Lena/PaluPoso

Kemunculan tiang-tiang besi tersebut juga menarik perhatian Hafiz (40), yang mengaku berdomisili di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Ia sebetulnya datang ke Kota Palu untuk urusan kantor. Kebetulan melintas di Jalan Yos Sudarso dan dihinggapi rasa penasaran, ia lantas menyempatkan diri untuk melihatnya.

"Supaya tidak penasaran dengan cerita-cerita orang-orang," katanya, Senin (18/2).

Banyak warga yang penasaran akan kemunculan tiang-tiang tersebut, bahkan dari luar Kota Palu. Foto: Andi Lena/PaluPoso
Fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri. Foto: Andi Lena/PaluPoso
Penampakan tiang yang terbuat dari besi muncul di tepi Pantai Talise, tepatnya di Jalan Komodo, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Foto: Andi Lena/PaluPoso
Potret beberapa warga pengunjung saat melihat tiang yang terbuat dari besi muncul di tepi Pantai Talise, tepatnya di Jalan Komodo (Pegaraman), Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Senin (18/2/2019). Foto: Fikran/PaluPoso
Salah satu lokasi di Pegaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, yang menjadi tempat nongkrong anak-anak muda Palu, kini menjadi tidak ada lagi setelah lokasi ini dihantam tsunami pada 28 September 2018. Foto: Fikran/PaluPoso (Senin, 18/2/2019).
Salah satu lokasi di Pegaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, yang menjadi tempat nongkrong anak-anak muda Palu, kini menjadi tidak ada lagi setelah lokasi ini dihantam tsunami pada 28 September 2018. Foto: Fikran/PaluPoso (Senin, 18/2/2019).
Depan ruko ini salah satu lokasi di Pegaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, yang menjadi tempat nongkrong anak-anak muda Palu, kini menjadi tidak ada lagi setelah lokasi ini dihantam tsunami pada 28 September 2018. Foto: Fikran/PaluPoso (Senin, 18/2/2019).

Foto: Andi Lena dan Fikran/PaluPoso