Gantikan Lilik, Kakanwil Kemenkumham Sulteng Kini Dijabat Budi Argap Situngkir
·waktu baca 2 menit

Budi Argap Situngkir, kini menjabat sebagai kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Tengah, menggantikan Lilik Sujandi, menyusul serah terima jabatan kedua pimpinan tersebut hari ini Senin (7/3), di Kantor Kemenkumham Sulteng.
Sebagai pejabat yang baru, Budi Situngkir berkomitmen, minimal akan meneruskan prestasi yang telah ditorehkan oleh Kakanwil Kemenkumham Sulteng sebelumnya.
“Sebelumnya saya juga sudah memperoleh informasi kalau Kanwil Kemenkumham Sulteng ini sudah memperoleh WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi). Dan semoga di tahun ini kami dapat melanjutkan semangat membangun pelayanan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani). Dan kami percaya seluruh jajaran Satker khususnya tim inti dari Kanwil akan bekerja keras akan bekerja keras untuk mewujudkannya," kata Budi kepada sejumlah wartawan usai serah terima jabatan, di kantor Kemenkumham Sulteng, Jl. Dewi Sartika, Senin (7/3).
Karena Kemenkumham katanya berkomitmen akan memberikan pelayanan prima atau yang terbaik kepada masyarakat.
Untuk mewujudkan hal itu lanjutnya, sebagai pimpinan yang baru butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan media. Karena seiring berjalannya waktu, sebagai manusia biasa, pasti tak luput dari khilaf. Dan, media sebagai pilar keempat demokrasi bisa memberikan kritik membangun.
“Jika kami diberi kritik membangun, kami akan memperbaiki karena kami bukan orang yang sempurna,” ujarnya.
Ia juga yakin, dari seluruh jajaran Kemenkumham Sulteng yang terdiri dari 17 Satuan Kerja (Satker), berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Agar nantinya bisa segera terwujud Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang menjadi target di tahun 2022 ini.
"Untuk mewujudkan semua hal itu, nanti kita akan bekerjasama dengan seluruh jajaran, maupun Pemda, masyarakat, LSM, untuk bisa mewujudkan dalam pemberian pelayanan," katanya. (Ayu)
