Gubernur Sulteng Beri Alasan Menohok Terkait Penolakan Sekda Pilihan Jokowi

Konten Media Partner
14 Desember 2022 19:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setelah viral penolakan Novalina sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tengah pilihan Presiden Jokowi oleh Rusdy Mastura diberbagai media massa.
ADVERTISEMENT
Rusdy Mastura beralasan, terdapat prosedur yang diduga dilanggar dalam penunjukan Novalina sebagai Sekda yang baru di Provinsi Sulawesi Tengah.
"Kalau mau jadi gubernur atau apapun itu, semuanya kuasa Tuhan. Ada ayatnya di Surah Al-Baqarah, kalau Tuhan mau maka jadi, kalau tidak maka tidak, jangan takut," kata Rusdy Mastura, Rabu (14/12).
Rusdy Mastura menjelaskan, sebenarnya ia tidak menolak SK yang telah ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo. Hanya saja, ia mempertanyakan kenapa nama yang diusulkannya tidak keluar, malah nama Novalina terpilih. Sehingga, ia menduga terdapat permainan yang dilakukan oleh tim penilai akhir di dalam pemilihan Sekda Provinsi Sulawesi Tengah itu.
"Kalau memang dibilang Presiden lantik saja, apa boleh buat?, tapi kalau tidak yah tidak. Kita harus kritik dalam rangka meluruskan yang tidak betul," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Rusdy Mastura menuturkan, dirinya akan bertolak ke Jakarta untuk bertemu langsung Presiden Jokowi membahas permasalahan tersebut.
Jika benar, Novalina merupakan pilihan langsung Jokowi tanpa mempertimbangkan usulan darinya. Dengan lapang dada, ia akan tetap melantik Novalina sebagai Sekda Provinsi Sulawesi Tengah.
"Kita bisa bicarakan baik-baik, yang penting tidak melawan, pak presiden ini yang saya usulkan, kenapa yang keluar ini. Ada permainan di bawah ini," kata Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura. *(Ala)