Industri Perikanan di Parigi Moutong Tampung 600 Anak Daerah, Gaji Rp 4 Juta

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemkab Parimo, Arman Maulana mengatakan, ratusan anak daerah berpeluang diberdayakan di industri perikanan yang ada Parigi Moutong (Parimo).
Hal itu menyusul kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memberikan kuota anak daerah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo, Sulawesi Tengah.
“KKP memberi kuota kepada Pemkab Parimo sebanyak 600 lulusan anak daerah, dengan gaji Rp 4 juta per bulan,” kata Arman Maulana mewakili Bupati Parimo, Sabtu (30/1).
Pemberian kuota oleh KKP untuk anak daerah tersebut kata dia, sesuai hasil komunikasi Pemkab Parimo dengan KKP.
Berbekal hasil komunikasi itu, Pemkab Parimo mengupayakan anak daerah lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan, dapat terfasilitasi masuk industri perikanan yaitu perusahaan besar tambak udang yang beroperasi di daerah itu.
“Lulusan taruna taruni asal Parimo digenjot untuk dipersiapkan bekerja di dua perusahaan besar perikanan di Sijoli dan Tomoli Parimo,” kata Amran.
Sebelumnya Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu menyebut sektor perikanan budidaya sangat strategis.
“Sumber daya pertanian dan perikanan budidaya adalah sumber utama ketahanan pangan,” kata Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dengan kekuatan sumber daya ketahanan pangan itu mampu untuk menopang kebutuhan logistik di ibukota baru nantinya.
Sehingga, dengan potensi yang sangat strategis itu, Pemda Parimo mengajak IPB ikut menguatkan potensi pengembangan perikanan budidaya.
Pemkab Parimo dan IPB juga membahas rencana kesiapan pembangunan pendirian pendidikan (vokasi) bidang industri perikanan Parimo.
Sementara itu, Prof Dr. Mudjio mengatakan, pengembangan pembangunan tambak udang di Kabupaten Parigi Moutong, adalah program Millenial Shrimp Farming Cluster Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Layanan Umum Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP).
“Potensi lahan tambak udang di Kabupaten Parigi Moutong cukup luas. Sehingga, sangat strategis dilakukan pengembangan industri perikanan budidaya,” kata Mudjio.
