Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Sulteng 1.102, Terbanyak di Kota Palu

Konten Media Partner
9 November 2022 15:54
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi kecelakaan. Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan. Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
ADVERTISEMENT
Jumlah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mengalami kenaikan. Kota Palu menjadi salah satu daerah tertinggi kasus lakalantas di 2022.
ADVERTISEMENT
"Untuk terbanyak di tahun ini adalah Kota Palu dan yang terendah di Kabupaten Buol," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda, Rabu (9/11).
Kingkin mengatakan, secara umum jumlah kasus pelanggaran di tahun ini meningkat sebanyak 1.102 atau sebanyak 20 persen. Sedangkan di 2021 sebanyak 784 kasus.
"Menjelang tahun baru 2023 jika di lihat secara umum, jumlahnya lakalantas meningkat sebanyak 20 persen," ujarnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda,
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda,
Lanjut Kingkin, sementara untuk korban lakalantas yang meninggal dunia juga mengalami kenaikan sebanyak 318 jiwa atau 10 persen dibandingkan dari tahun sebelumnya yaitu 2021 sebanyak 266 jiwa.
"Untuk luka berat tahun 2022 menurun 2 persen saja yaitu, sebanyak 366 dibanding tahun 2021 sebanyak 373. Kalau luka ringan pada tahun 2022 meningkat 39 persen atau 1.144 dibanding dengan tahun sebelumnya sebanyak 824," jelas Kingkin.
ADVERTISEMENT
Katanya, korban kecelakaan lalu lintas didominasi pada umur 16-25 tahun. Di tahun ini naik sebanyak 325 kasus dibandingkan dengan tahun sebelumnya berjumlah 319.
"Lakalantas mendominasi yang tidak mempunyai sim sebanyak 909," sebut Kingkin. *(Rian)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020