Konten Media Partner

Kronologi Kontak Tembak di Parigi Moutong hingga Tewaskan 1 DPO Teroris Poso

Palu Posoverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana evakuasi jenazah teroris Poso, Ahmad Panjang, di Wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa, 4 Januari 2022. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana evakuasi jenazah teroris Poso, Ahmad Panjang, di Wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa, 4 Januari 2022. Foto: Istimewa

Satgas Operasi Madago Raya berhasil menembak mati seorang DPO teroris Poso bernama Gazali Alias Ahmad Panjang alias Basir pada Selasa (4/1). Kontak tembak antara tim Sogili 3 dengan DPO teroris Poso terjadi sekira pukul 10.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, lokasi kontak tembak tidak jauh dari permukiman dan perkebunan warga di Uempasa, Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Warga sekitar pun dibuat kaget karena mendengar bunyi letusan atau tembakan sebanyak tiga kali. Tidak berselang lama, setelah 20 menit usai mendengar bunyi tembakan, warga melihat adanya pergerakan Satgas Operasi Madago Raya di Perkebunan Uempasa dengan menggunakan motor.

Sekira Pukul 15.00 WITA, Jenazah tiba di Bendungan Dolago dengan menggunakan motor. Selanjutnya dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng.

Kabar tertembaknya Ahmad Panjang, teroris Poso pun dibenarkan Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto.

“Iya, benar satu orang DPO bernama Ahmad Panjang meninggal dunia usai kontak tembak dengan Satgas Madago Raya,” ungkap Didik. ** (RK)