Kunjungi Poso, Rocky Gerung Sebut untuk Konsolidasi Akal Sehat
·waktu baca 2 menit

Akademikus, Rocky Gerung, menyebutkan kedatangan dirinya ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk melakukan konsolidasi. Konsolidasi itu dia sebutkan konsolidasi akal sehat.
"Konsolidasi akal sehat," kata Rocky Gerung dalam pesan WhatsApp, Sabtu (13/11).
Sebelumnya, mantan Dosen Universitas Indonesia (UI) itu dikabarkan akan menghadiri kuliah umum di Fakultas Hukum Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso.
Rocky juga membenarkan, bahwa ia akan mengunjungi Kabupaten Poso pada hari ini.
"Ya" singkatnya dalam pesan WhatsApp, Jumat (12/11) malam.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Hukum Unsimar Poso, Abdul Muthalib Rimi mengatakan, kedatangan Rocky Gerung tak hanya memberikan mata kuliah umum di kampusnya. Namun, bersamaan dengan Rocky Gerung berlibur di Kelurahan Tentena, Kabupaten Poso.
Kesempatan itulah dimanfaatkan oleh Unsimar Poso untuk mengundang Rocky Gerung memberikan materi dalam kuliah umum bertajuk Kebijakan Publik di Bidang Sumber Daya Alam Daerah Dalam Perspektif Otonomi Daerah.
“Beliau (Rocky Gerung) mau ke Tentena, piknik mungkin dia, perjalanan tour ke Tentena beliau itu. Kan daerah wisata,” ujar Abdul Muthalib Rimi saat dihubungi via telepon WhatsApp, Jumat (12/11) malam.
Ia mengungkapkan, alasan Fakultas Hukum Unsimar Poso mengundang Rocky Gerung untuk menjadi pemateri dalam kegiatan kuliah umum di fakultasnya, karena ketertarikan Rocky Gerung sebagai akademisi. Sehingga, kata dia, Rocky Gerung berkeinginan bertemu para mahasiswa.
“Kan orang berilmu bagus (baik) kalau dia (Rocky Gerung) bagi-bagi ilmunya,” ujarnya.
Abdul Muthalib Rimi menjelaskan, kehadiran Rocky Gerung di kampusnya hanya memberikan materi kepada mahasiswa dari semester 1 sampai 5 yang berjumlah 50 orang.
“50 orang itu kita ambil dari semester ganjil yaitu semester 1, 3, dan 5. Semester 7 tidak karena masih dalam masa KKN,” katanya.
Ia juga berharap, Rocky Gerung dapat mentransfer pengetahuannya kepada mahasiswa dan tidak ada tujuan selain itu.
“(Harapannya) ia bisa mentransfer ilmunya ke mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Sintuwu Maroso supaya mahasiswa yang ada di sini bisa pintar. Itu saja, tidak ada nuansa politiknya,” ujarnya. **(Miftahul)
