Konten Media Partner

Menggali Kemampuan Siswa Melalui Seni untuk Mewujudkan Merdeka Belajar

Palu Posoverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
lustrasi guru mengajar. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
lustrasi guru mengajar. Foto: Pixabay

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) baru-baru ini menggelar Lomba Bintang Vokalis (LOBIVO) dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021.

"Merdeka Belajar melalui kegiatan LOBIVO untuk menumbuh kembangkan semangat belajar, pantang menyerah, terus inovatif dan kreatif khususnya seni kebudayaan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parimo, Aminudin.

Aminudin mengatakan, dilingkup dunia pendidikan dalam konteks perspektif Merdeka Belajar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, tentu tidaklah terbatas pada dinding-dinding gedung sekolah, fasilitas belajar yang lengkap dan memadai. Tetapi justru sangat tergantung pada kemampuan individu baik guru dan tenaga kependidikan maupun siswa atau warga belajar yang memiliki jiwa seni yang tinggi, sehingga mampu menggali kemampuan diri dan seluruh elemen yang ada, dan mampu berkolaborasi dengan semua unsur -unsur. Sehingga menjadi satu kesatuan yang sangat kuat dan dahsyat dalam berbuat dan bertindak di dunia pendidikan yang penuh tantangan di masa pandemi COVID-19 yang masih mendera negeri ini.

"Hingga kini dalam konteks menggali kemampuan diri inilah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, telah menggagas berbagai kegiatan khususnya bertepatan dengan penghayatan peringatan HARDIKNAS. Salah satu di antaranya adalah Lomba Bintang Vocalia (LOBIVO) 2021," katanya.

Menumbuhkan semangat belajar di Parigi Moutong untuk Mewujudkan Merdeka Belajar. Foto: Diskominfo

Kegiatan antar bidang dan lembaga yang telah usai itu dilaksanakan, bertujuan membangkitkan semangat dalam diri pribadi, kelompok/bidang lembaga atau kerja sama. Dan juga mendorong terciptanya Self-Reconciliation bagi setiap pribadi yang didera trauma bencana pandemi COVID-19.

Kegiatan itu kata Aminudin, diikuti oleh Bidang SD, SMP, PAUD DIKMAS, GTK, kecuali Bidang Kebudayaan yang tidak mengirimkan pesertanya.

Subbag Umum, Subbag Keuangan Asset, juga tidak ketinggalan ikut serta. Bahkan lomba tersebut kata Aminudin, juga diikuti oleh SKB Songulara Parigi Moutong, yang mengirimkan 2 utusannya dan DWP mengirim 1 utusannya.

"18 orang peserta diujui kemampuannya dalam menyanyikan lagu Ciptaan Pance dan Chrisye. Tiga judul lagu yang sangat familiar disuguhkan kepada peserta oleh panitia. Judul lagu Damai Bersamamu, Jangan Pernah Kau Ragukan dan Di Batas Kota ini," tandas Aminudin.