Konten Media Partner

Pak Guru, Teroris Asal NTB dan Kejahatannya di Poso

Palu Posoverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi teroris. Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teroris. Foto: Indra Fauzi/kumparan

Pak Guru alias Askar tewas usai tertembak oleh Satgas Operasi Madago Raya di pegunungan KM 13, Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (29/9) kemarin. Pak Guru alias askar dikenal sebagai ahli merakit bom.

Berikut sederet aksi kejahatan yang melibatkan Pak Guru alias Askar, teroris asal NTB di Poso, Sulawesi Tengah.

Pada, 3 Agustus 2017

Pak Guru terlibat kasus pembunuhan di Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Korbannya bernama Simon Suju.

30 Desember 2018

Terlibat kasus pembunuhan di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Korban atas nama Ronal Batau alias Anang.

23 Mei 2019

Terlibat pembunuhan di Pegunungan Penghulu Kanan, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, dengan korban atas nama Njue.

25 Juli 2019

Terlibat pembunuhan di Pegunungan Batu Tiga, Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, dengan korban atas nama Tamar dan Patte.

7 April 2020

Terlibat pembunuhan di perkebunan Dusun Sipatuo, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, dengan korban atas nama Rattapo alias Daeng Tapo.

19 April 2020

Terlibat aksi pembunuhan di Pegunungan KM 9, Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, dengan korban atas nama Ambo Ajeng alias Papa Angga.

Pak Guru alias Askar, teroris asal NTB. Foto: Istimewa

9 Agustus 2020

Terlibat pembunuhan di perkebunan Tahiti, Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, dengan korban atas nama Agus Balumba alias Papa Sela.

14 Agustus 2020

Adanya penemuan mayat di Jalan trans Poso Napu, Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, dengan korban atas nama Eliyas Lapulalang. Diduga ada keterlibatan Askar.

27 November 2020

Aksi pembunuhan dan pembakaran di Dusun V, Trans Lenovu, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, dengan korban berjumlah empat orang yakni Nakka, Ferdy alias Pedi, Pinu, dan Yasa.

11 Mei 2021

Terakhir, Askra juga diduga terlibat pembunuhan di Pegunungan Patiroa, Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso. Korban juga berjumlah 4 orang atas nama Lukas Lese Puyu, Paulus Papa Simson, Susa, dan Marten Solong.

Kapolda Sulteng, Rudy Sufahriadi mengungkapkan, pria kelahiran 1988 itu tercatat lama bermukim di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di tahun 2012, Askar alias jaid alias Pak Guru menjadi anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) di Bima, sebelum akhirnya hijrah ke Poso, Sulawesi Tengah untuk memenuhi undangan Santoso, pimpinan MIT kala itu.

Askar pun bersama kedua rekannya, Abu Alim Alias Ambo dan Nae alias Galuh mulai mengikuti pelatihan militer bersama kelompok MIT Poso pada 2014.

“Berdasarkan data kriminal sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, Askar alias Jaid alias Pak Guru telah terlibat dalam 10 kasus pembunuhan terhadap warga sipil baik di Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong,” ungkap Kapolda. *(RK)

kumparan post embed