Bisnis
·
11 Juni 2021 19:00
·
waktu baca 2 menit

PLN Klaim Sejak Mei 2021 Listrik di Morowali Tidak Lagi Defisit

Konten ini diproduksi oleh Palu Poso
PLN Klaim Sejak Mei 2021 Listrik di Morowali Tidak Lagi Defisit (165949)
Kepala PLN Morowali, Amirul Huda. Foto:
Kepala PLN Morowali Amirul Huda mengatakan di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), pemadaman listrik bergilir tidak lagi terjadi atau mengalami defisit. Hal itu sudah teratasi sejak bulan Mei 2021.
ADVERTISEMENT
“Alhamdulilah. Kalau krisis daya sudah tidak ada. Pemadaman bergilir juga sudah tidak ada lagi,” kata Kepala PLN Kabupaten Morowali, Amirul Huda, Jumat (11/6).
Amirul menjelaskan saat ini wilayah Morowali sudah tidak diberlakukan lagi pemadaman bergilir. Adapun pemadaman yang terjadi akhir-akhir ini karena gangguan sesaat disebabkan oleh cuaca.
Sekaitan pertemuan antara pihak Pemerintah Kabupaten Morowali dengan pihak PLN pusat, dibenarkan oleh Amirul.
Menurutnya, pertemuan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dan pihak PLN dalam hal ini PLN Pusat untuk membahas persoalan listrik di wilayah tersebut.
“PLN Pusat telah menyoroti masalah ini. Jadi ketika kita tidak serius bisa menyuplai listrik, otomatis tidak akan bisa menjawab kebutuhan industri-industri yang lebih besar,” katanya.
Apalagi PLN Morowali telah mendapatkan pelanggan potensial. Ada perusahaan yang telah menyatakan kesiapannya menggunakan daya listrik dari PLN yakni PT Sulawesi Resources.
ADVERTISEMENT
“Morowali daerah yang potensial. Untuk jangka pendeknya tahun 2022 akan dibangun beberapa pembangkit listrik karena akan ada permintaan sebesar 50 Mega,” katanya.
Oleh karena itu, pembangkit listrik di Morowali harus ditingkatkan sebab permintaan daya akan semakin besar. Sehingga mau tidak mau daya listrik harus ditambah.
Amirul berharap, ke depan hasil pertemuan antara Pemda Morowali dan PLN dapat terealisasi.
Dikatakan Amirul, setiap hari hampir 200-300 pelanggan bertambah di Morowali, sedangkan kemampuan daya listrik PLN sebesar 11.8 Mega.