Produksi Ikan Meningkat, DKP Kampanyekan Gemarikan di Sulawesi Tengah

Konten Media Partner
20 April 2020 17:02 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Hasil tangkapan nelayan di Daerah Donggala Sulawesi Tengah. Foto: DKP Sulteng
zoom-in-whitePerbesar
Hasil tangkapan nelayan di Daerah Donggala Sulawesi Tengah. Foto: DKP Sulteng
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di tengah pendemi COVID-19. Kampanye Gemarikan tersebut seiring meningkatnya produksi ikan di Sulteng.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Moh Arif Latjuba melalui Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah I DKP Sulteng, Rasyid, mengatakan hasil produksi ikan pada Maret mencapai 261,561 ton dengan nilai produksi sebesar Rp5.525.317.000.
Kenaikan produksi ini kata Rasyid adalah hal yang baik di tengah pendemi COVID-19. “Masyarakat Sulawesi Tengah sangat beruntung karena produksi ikan naik,” kata Rasyid, Senin (20/4).
Ia menjelaskan, akhir-akhir ini permintaan ikan dipasaran cukup tinggi. Selain dijadikan makanan sehari-hari, kini ikan lebih diincar sebagai salah satu makanan yang dapat meningkatkan imunitas di tengah pandemi COVID-19.
“Selain menjaga kebersihan, yah makanan yang sehat juga perlu. Makan ikan kini dipercaya baik untuk daya tahan tubuh dan imunitas,” katanya.
Suasana pengolahan ikan di Sulteng. Foto: DKP Sulteng
Rasyid menambahkan, kandungan protein pada ikan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Ikan mengandung protein tinggi, omega 3, asam lemak tak jenuh, vitamin A, D, B6 dan B12 serta mineral yang sangat baik untuk daya tahan tubuh.
ADVERTISEMENT
“Kami terus sosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap mengkonsumsi ikan dibarengi dengan sayur dan buah tentunya,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kata Rasyid, ikan hasil tangkapan tidak hanya punya kualitas yang baik, namun juga ikan yang akan dipasarkan aman dari bakteri.
“Dipastikan sebelum sampai ke pasaran masyarakat, ikan tetap segar,” katanya.