Konten Media Partner

Ratusan Warga Mandi Safar di Pantai Tumbelaka Palu

Palu Posoverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratusan umat Muslim di Palu, Sulawesi Tengah, saat melaksanakan tradisi Mandi Safar di pinggir pantai Tumbelaka, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (21/9/2022). Foto: Tim PaluPoso
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan umat Muslim di Palu, Sulawesi Tengah, saat melaksanakan tradisi Mandi Safar di pinggir pantai Tumbelaka, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (21/9/2022). Foto: Tim PaluPoso

Ratusan umat Muslim di Palu, Sulawesi Tengah, menggelar tradisi Mandi Safar di pinggir pantai Tumbelaka, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (21/9). Tradisi berendam di air laut diyakini sebagai tradisi tolak bala atau menghilangkan bencana.

Mandi safar dipimpin Habib Sholeh bin Abu Bakar Alaydrus atau biasa disebut Habib Rotan. Di mana warga memadati pantai sejak pagi sekitar pukul 07.30 WITA. Dalam mandi safar ini, laki-laki dan perempuan dipisahkan.

Umat Muslim di Palu, Sulawesi Tengah, saat melaksanakan tradisi Mandi Safar di pinggir pantai Tumbelaka, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (21/9/2022). Foto: Tim PaluPoso

Kata Habib Sholeh, tradisi Mandi Safar untuk meminta kepada Allah SWT agar terhindar dari bahaya, penyakit dan menyucikan diri dari dosa. Termasuk dihindarkan bencana alam dan wabah penyakit.

Sementara itu, seorang warga Palu, Fitri Eka Putri berharap, dengan adanya Mandi Safar bisa menjauhkan diri dari segala marabahaya.

“Kita berdoa, semoga Kota Palu, Sulawesi Tengah dihindarkan segala bahaya,” ucapnya. *(RK)