Tim Khusus dari Jakarta Bantu Selamatkan Buaya Berkalung Ban di Palu

Tim khusus penyelamat buaya yang dikerahkan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dipastikan akan tiba di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu besok (5/2).
“Selasa malam mereka direncanakan baru berangkat, kemungkinan besarnya tim dari pusat baru tiba hari Rabu,” kata Kasubag TU BKSDA Sulawesi Tengah, Mulyadi Joyomartono, Selasa (4/2).
Dijelaskannya, BKSDA mengambil langkah strategis setelah menghentikan sayembara yang dinilai peminatnya kurang.
Tim khusus yang didatangkan dari Jakarta itu nantinya akan membantu BKSDA untuk menyelamatkan buaya berkalung ban.
Terkait dengan apa saja yang akan dilakukan tim khusus penyelamat buaya, BKSDA belum bisa bicara banyak. Pasalnya rencana kegiatan penyelamatan baru akan dibicarakan setelah tim tiba di Palu.
“Jadwalnya baru akan diatur setelah mereka tiba di Palu dan kami juga belum pastikan berapa orang yang datang,” kata Mulyadi.
Ia menjelaskan, ukuran buaya berkalung ban semakin besar sehingga harus dilakukan upaya penyelamatan untuk mengeluarkan ban yang melingkar di bagian lehernya sejak 2016.
Tidak hanya itu, usai dilepaskan ban tersebut BKSDA akan menindaklanjutinya dengan pengobatan terhadap buaya liar tersebut sebelum nantinya dilepaskan kembali.
“Belum ada info, nanti setelah mereka tiba di Palu baru ketahuan. Kami menunggu instruksi dari pusat dan saat ini kami menunggu tim pusat dan memfasilitasi mereka,” ujar Mulyadi.
