Pedal Merdeka Gerakkan 7.000 Pesepeda di Berbagai Kota untuk Gowes Bersama

Polygon menggerakkan sekitar 7.000 pesepeda di berbagai kota di Indonesia untuk memaknai kemerdekaan melalui kegiatan bersepeda dalam Pedal Merdeka 2026. Digelar serentak pada 29 dan 30 Agustus 2026, kegiatan ini membawa semangat "Ride for Freedom, Ride for Progress".
Yogyakarta menjadi salah satu titik pelaksanaan Pedal Merdeka tahun ini. Melalui Rodalink Jogja Raya, sekitar 80 pesepeda mengikuti gowes bersama pada Sabtu (29/8), menempuh rute sekitar 20 kilometer dari Rodalink Jogja Adisucipto menuju Rodalink Jogja Barat.
Peserta mulai bersepeda pukul 06.30 WIB dengan melintasi sejumlah titik di Yogyakarta, mulai dari Tugu Jogja, Wirobrajan, Jalan Wates, hingga Tugu Bambu Runcing di Ambarketawang.
Di antara puluhan pesepeda yang mengikuti gowes bersama di Jogja, ada Teuku Islahudin yang belum lama menuntaskan perjalanan sekitar 1.500 kilometer melintasi lima provinsi di Pulau Jawa dalam ajang ultra cycling Bentang Jawa.
Setelah menempuh sekitar 1.500 kilometer seorang diri, kali ini Islahudin kembali mengayuh sepeda bersama komunitas. Sejumlah pesepeda yang ditemuinya dalam Pedal Merdeka juga menjadi bagian dari komunitas yang memberikan dukungan kepadanya selama perjalanan Bentang Jawa.
Dalam Pedal Merdeka, Islahuddin kembali menggunakan Polygon Strattos C8, sepeda yang sama yang menemaninya menempuh perjalanan sekitar 1.500 kilometer tersebut.
Menurutnya, kegiatan gowes bersama seperti Pedal Merdeka menjadi ruang bagi pesepeda dengan beragam latar pengalaman untuk bertemu sekaligus memperkuat hubungan antar komunitas.
"Kalau model-model acara-acara Pedal Merdeka, terus yang diadain sama Rodalink dan yang lainnya kan kadang sering juga gabung sama kolaborasi sama komunitas-komunitas yang ada. Ini satu hal yang bagus ya, Mas," kata Islahudin.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian dari tema "Ride for Freedom, Ride for Progress" yang dibawa dalam Pedal Merdeka 2026. Melalui tema tersebut, kemerdekaan tidak hanya dirayakan lewat gowes bersama, tetapi juga dimaknai melalui aktivitas dan langkah kecil yang dilakukan setiap peserta.
Semangat tersebut juga diterjemahkan melalui Pedal Merdeka Challenge. Peserta diajak membagikan aktivitas atau langkah kecil yang mereka lakukan untuk mewujudkan kemerdekaan versi masing-masing, dengan kesempatan mendapatkan Polygon Path edisi khusus "Indonesia Bisa".
Store Supervisor Rodalink Jogja, Catur Basuki, mengatakan Pedal Merdeka juga menjadi ruang bagi setiap peserta untuk memaknai kemerdekaan dengan cara masing-masing.
"Ini adalah Pedal Merdeka dengan tema untuk kemerdekaan masing-masing. Jadi, di acara ini kita tidak hanya merayakan gowes, tapi kita juga menghubungkan komunitas-komunitas agar bisa merasakan gowes kemerdekaan versi masing-masing," ujar Catur.
