Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sewa Lapangan Stadion Maguwoharjo Kini Bisa Online lewat Venue Sleman

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peluncuran Venue Sleman sebagai kanal digital pemesanan fasilitas olahraga dan pembayaran retribusi daerah di Kabupaten Sleman, Jumat (30/10). Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran Venue Sleman sebagai kanal digital pemesanan fasilitas olahraga dan pembayaran retribusi daerah di Kabupaten Sleman, Jumat (30/10). Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman meluncurkan Venue Sleman, kanal digital untuk pemesanan fasilitas olahraga dan pembayaran retribusi daerah, di The New Atrium Hotel Yogyakarta, Mlati, Sleman, Jumat (30/10).

Peluncuran dilakukan dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), sekaligus menandai dimulainya pembayaran retribusi secara digital melalui Venue Sleman. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Bank BPD DIY sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Lewat Venue Sleman, masyarakat kini dapat memeriksa jadwal dan mengajukan pemesanan lapangan, tribun, maupun area lain yang dikelola UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo tanpa harus lebih dahulu datang ke kantor pengelola.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam peluncuran Venue Sleman di The New Atrium Hotel Yogyakarta, Jumat (30/10). Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pemanfaatan teknologi tidak lagi dapat dipisahkan dari upaya memperbaiki pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan,” kata Danang.

Menurutnya, kehadiran Venue Sleman menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Kepala BKAD Sleman, Wawan Hariawan, dalam kegiatan High Level Meeting TP2DD sekaligus peluncuran Venue Sleman di The New Atrium Hotel Yogyakarta, Jumat (30/10). Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.

Kepala BKAD Sleman Wawan Hariawan mengatakan digitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan kanal pembayaran nontunai pada pelayanan pemerintah daerah.

“Kami mengharapkan langkah penggunaan kanal digital pada pembayaran retribusi juga dilakukan oleh seluruh perangkat daerah pemungut retribusi di Kabupaten Sleman untuk menyediakan pembayaran melalui QRIS dan/atau virtual account,” ujar Wawan.

BKAD, lanjutnya, akan memberikan dukungan dan pendampingan kepada perangkat daerah untuk mempercepat perluasan digitalisasi pembayaran retribusi di Kabupaten Sleman.

Mau Booking Venue atau Main Bola di Stadion Maguwoharjo? Bisa Pesan dari Rumah

Tampilan situs web Venue Sleman yang digunakan untuk mengecek ketersediaan jadwal dan melakukan pemesanan fasilitas olahraga secara online. Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.

Kepala UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo Muhammad Ganang Riswantoro Jati mengatakan Venue Sleman dirancang untuk menyederhanakan proses pencarian jadwal, pemesanan fasilitas, hingga pembayaran retribusi.

“Gambaran umumnya seperti kalau kita cari tiket pesawat, seperti kalau kita cari tiket hotel. Tidak perlu datang secara fisik ke lokasi, tapi bisa booking dari rumah,” kata Ganang.

Melalui Venue Sleman, calon pengguna dapat memilih lokasi dan fasilitas, menentukan jenis pemanfaatan serta tanggal penggunaan, kemudian melihat jadwal yang masih tersedia.

Permohonan selanjutnya diproses oleh pengelola. Setelah disetujui, pembayaran retribusi dapat dilakukan menggunakan QRIS maupun virtual account.

Peluncuran Venue Sleman sebagai kanal digital pemesanan fasilitas olahraga dan pembayaran retribusi daerah di Kabupaten Sleman, Jumat (30/10). Foto: Pandangan Jogja/Arif UT.

Salah satu fasilitas yang dapat dipesan melalui Venue Sleman adalah lapangan sepak bola Stadion Maguwoharjo. Pengguna cukup membuka halaman stadion, memilih lapangan sepak bola, menentukan kebutuhan penggunaan, dan mencari tanggal yang masih tersedia.

Situs tersebut juga mencantumkan berbagai fasilitas lain di Stadion Maguwoharjo, antara lain halaman sisi timur, barat, utara dan selatan, ruang komersial, serta tribun di keempat sisi stadion.

Terdapat pula pilihan pemanfaatan untuk kegiatan olahraga, hiburan, konser, pameran, bazar, sarana promosi, pengambilan gambar film, pemotretan iklan, hingga foto pranikah. Jenis penggunaan menyesuaikan paket serta ketentuan pada masing-masing fasilitas.

Selain Stadion Maguwoharjo, UPTD tersebut mengelola Stadion Tridadi, GOR Pangukan, GOR Klebengan, Lapangan Tenis Tridadi, dan Lapangan Denggung. Aset-aset itu secara bertahap dapat diintegrasikan ke dalam sistem yang sama.

Menurut Ganang, kepastian jadwal menjadi aspek penting bagi penyelenggara kegiatan berskala besar. Mereka harus menentukan lokasi jauh hari sebelum acara untuk mengatur pengisi acara, vendor, perizinan, dan kebutuhan teknis lainnya.

“Aplikasi ini memangkas effort, baik secara finansial maupun waktu, yang digunakan pihak pengguna dalam melakukan transaksi pemesanan aset yang ada di bawah UPTD Stadion Maguwoharjo,” ujar Ganang.

Nama Venue Sleman juga dipilih berdasarkan kebiasaan masyarakat ketika mencari tempat untuk menyelenggarakan kegiatan. Menurut Ganang, calon pengguna umumnya memasukkan kata kunci seperti “venue konser” atau “venue olahraga” ketika melakukan pencarian di internet.

“Itu kenapa kami menggunakan istilah Venue Sleman pada kanal digital, supaya ketika pencarian di Google, kami menyesuaikan dengan psikologi pasar,” katanya.

Venue Sleman saat ini beroperasi sebagai aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui venue.slemankab.go.id. Versi aplikasi untuk perangkat seluler juga dipersiapkan agar nantinya tersedia melalui Play Store dan App Store.