UAJY Akan Beri Sanksi Akademik 4 Mahasiswa yang Terlibat Skandal Riset Palsu
·waktu baca 2 menit

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) buka suara terkait keterlibatan empat mahasiswanya dalam publikasi ilmiah yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial karena dikaitkan dengan dugaan riset palsu pada konferensi internasional bersama Prihantini dan Rifaldy Fajar.
Kepala Humas UAJY, Ike Devi Sulistyaningsih, mengatakan hasil investigasi internal menunjukkan keempat mahasiswa tersebut terlibat dalam sejumlah abstrak dan presentasi konferensi internasional melalui komunitas eksternal.
Mereka disebut mendapat tawaran mengikuti konferensi internasional dengan berbagai manfaat, termasuk peluang memperoleh travel grant untuk kegiatan akademik di luar negeri.
Menurut Ike, universitas menilai para mahasiswa belum memahami standar etika penelitian dan publikasi ilmiah internasional secara memadai. Investigasi juga menemukan kontribusi mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah tidak sebanding dengan status mereka sebagai penulis yang tercantum dalam publikasi.
“UAJY memandang bahwa para mahasiswa kurang memahami standar internasional mengenai etika penelitian, authorship, konferensi internasional, dan tata kelola publikasi ilmiah sehingga berdampak pada UAJY,” kata Ike dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).
“Oleh karena itu, universitas akan memberikan sanksi akademik kepada mahasiswa dengan mengedepankan pendekatan pembinaan, sembari tetap melakukan evaluasi akademik secara objektif dan menyeluruh,” tambahnya.
UAJY menegaskan keterlibatan mahasiswa tersebut tidak mewakili institusi dan bukan bagian dari program akademik resmi universitas. Berdasarkan dokumen abstrak dan poster yang telah diverifikasi, kampus menyatakan tidak memberikan mandat maupun penugasan kepada mahasiswa untuk mewakili universitas dalam konferensi tersebut.
“UAJY tidak memberikan mandat, penugasan, maupun penunjukan kepada mahasiswa yang bersangkutan untuk mewakili universitas dalam kegiatan konferensi dimaksud,” tegas Ike.
Selain melakukan verifikasi terhadap seluruh publikasi yang mencantumkan afiliasi UAJY dalam kasus tersebut, kampus juga akan memberikan pembinaan terkait integritas akademik, etika penelitian, dan tanggung jawab penulis.
“UAJY berkomitmen memberikan pembinaan kepada mahasiswa yang terlibat guna memastikan mereka memahami prinsip integritas akademik, etika penelitian, dan tanggung jawab sebagai penulis pada publikasi ilmiah. Sanksi lebih lanjut kepada mahasiswa akan diberikan oleh pihak terkait,” ujar Ike.
