Kumparan Logo
Konten Media Partner

10 Jenis Bunga Cantik di Pernikahan Kaesang-Erina, Impor dari Belanda & Ekuador

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ada 10 lebih jenis bunga yang dipakai di pernikahan Kaesang-Erina, sebagian besar harus diimpor dari Belanda dan Ekuador.

Seorang petugas memperlihatkan bunga mawar putih di pernikahan Kaesang Erina. Foto: Widi Erha Pradana
zoom-in-whitePerbesar
Seorang petugas memperlihatkan bunga mawar putih di pernikahan Kaesang Erina. Foto: Widi Erha Pradana

Dekorasi lokasi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, dihiasi oleh bunga-bunga asli berwarna putih. Hingga sehari sebelum akad, pada Jumat (9/12) sore, panitia masih terlihat sibuk menyusun bunga-bunga tersebut.

Florist dari Suryo Decor, Muhammad Ramdhan, yang bertugas mendekorasi lokasi akad nikah Kaesang dan Erina mengatakan semua bunga yang dipasang adalah bunga berwarna putih. Warna itu menurutnya dipilih berdasarkan permintaan Erina dan keluarganya.

"Memang request dari keluarga Erina," kata Ramdhan, Jumat (9/12).

Foto: Widi Erha Pradana

Ramdhan mengungkapkan total ada sepuluh lebih jenis bunga yang dipakai untuk mendekor lokasi akad nikah Kaesang dan Erina.

"Banyak, lebih dari 10 jenis," kata dia.

Sebagian besar bunga tersebut menurutnya berasal dari luar negeri. Misalnya bunga mawar atau rose putih yang berasal dari Ekuador.

"Kemudian ada lily sama tulip itu dari Belanda. Kebanyakan memang impor," lanjutnya.

Petugas sedang menata bunga di Pendopo Royak Ambarukmbo, Jogja. Foto: Widi Erha Pradana

Menurutnya, Ekuador dan Belanda memang termasuk penghasil bunga terbaik. Karena banyak bunga-bunga yang tak bisa diproduksi di Indonesia, maka bunga-bunga tersebut akhirnya harus diimpor.

Namun, ada beberapa bunga lokal juga yang digunakan, meski tak banyak. Misalnya bunga anggrek putih.

"Anggrek dari kita, tapi kualitas terbaik," kata Muhammad Ramdhan.