2 Pemuda di Sleman Diduga Cabuli Anak SD dan SMP, Warga Geruduk Rumah Pelaku
·waktu baca 2 menit

Dua pemuda asal Sleman berinisial EA (17) dan AAF (20) diduga mencabuli seorang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kedua korban masing-masing berusia 12 dan 15 tahun.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (1/5) di Kapanewon Sleman. Dukuh setempat, Nurcahyo, mengatakan dugaan pencabulan terjadi di rumah salah satu pelaku yakni EA saat orang tuanya sedang tak berada di rumah.
Kejadian bermula pada Jumat siang, EA yang masih duduk di bangku SMK ini menjemput AAF, teman satu kampungnya. Keduanya juga sempat membeli minuman beralkohol. Setelah itu pelaku menjemput kedua korban dan dibawa ke rumah EA.
“Dari siang itu, pelaku cari minum, minuman-minuman dicampur akhirnya sempat terjadi asusila,” kata Cahyono ditemui di rumahnya, Selasa (6/5).
Insiden ini terungkap setelah orang tua korban curiga pada saat pulang, putrinya memakai baju yang berbeda. Pada saat itulah, orang tua korban mendatangi rumah EA.
“Pulang, kok ganti baju. Sempat dimandiin juga, dimandiin sama pelaku,” ujarnya.
Pasca kejadian ini, Cahyono menyebut ada 100 lebih warga yang juga mendatangi rumah EA. Pihaknya meminta pertolongan kepada kepolisian karena khawatir ada potensi konflik massa terhadap pelaku.
Kasus ini telah dilaporkan kedua korban di Polresta Sleman. AAF kini berada di rutan Polresta Sleman, sementara EA berada di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR).
EA juga disebut sempat dilaporkan hal serupa seminggu sebelumnya di lokasi yang berbeda. Pada saat itu, dirinya juga dipanggil dan dibina oleh dukuh.
“Ini baru seminggu dengan kejadian yang lain, ternyata selang seminggu, sudah kejadian itu,” kata Cahyono.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.
