Kumparan Logo
Konten Media Partner

60 Abdi Dalem Laksanakan Bedah Bumi Makam Pakubuwono XIII di Imogiri

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kompleks Astana Pajimatan Imogiri tempat Pakubuwono XIII akan dimakamkan, Senin (3/11). Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi Darma
zoom-in-whitePerbesar
Kompleks Astana Pajimatan Imogiri tempat Pakubuwono XIII akan dimakamkan, Senin (3/11). Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi Darma

Sekitar 60 abdi dalem Astana Pajimatan Imogiri mulai melaksanakan prosesi bedah bumi atau pembuatan liang makam baru sebagai persiapan pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, yang wafat pada Sabtu (2/11/2025) di usia 77 tahun.

Makam Raja Keraton Surakarta itu akan ditempatkan di sebelah kiri makam almarhum Sri Susuhunan Pakubuwono XII.

Bupati Juru Kunci Astana Pajimatan Imogiri, KRMH Bimo Rantas Djoyo Adilogo, mengatakan prosesi dimulai pukul 13.00 WIB dan seluruh pengerjaan dilakukan oleh abdi dalem setempat.

“Yang bedah bumi memang wajibnya dari abdi dalem Pajimatan Imogiri ini. Abdi dalem semua di Imogiri itu ada sekitar enam puluh orang, dan semuanya kerja semua ini,” ujarnya kepada Pandangan Jogja, Senin (3/11) siang.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara gotong royong tanpa bantuan pihak luar.

“Enggak ada dari tukang atau pihak lain. Semua abdi dalem, enam puluh orang itu insyaallah kerja bareng. Yang penting kita kerja bersama mempersiapkan,” tutur Kanjeng Bimo.

Bupati Juru Kunci Astana Pajimatan Imogiri, KRMH Bimo Rantas Djoyo Adilogo. Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi Darma

Terkait waktu penyelesaian, ia menjelaskan bahwa durasi pengerjaan menyesuaikan kesiapan pemakaman.

“Belum tentu. Kalau istilahnya dari sana itu dimakamkan besok pagi, berarti malam ini harus jadi,” katanya.

Kanjeng Bimo menambahkan, pekerjaan dilakukan lebih awal agar para abdi dalem tidak kelelahan menjelang prosesi pemakaman pada Rabu (5/11).

“Saya mulai agak awal supaya yang kerja tidak terlalu capek, karena besoknya hari Rabu masih ada tugas berat — membawa jenazah Suwargo dari bawah sampai ke masjid, lalu ke undak-undakan menuju Astana,” jelasnya.

Ia menyebut, seluruh petugas yang terlibat merupakan abdi dalem Imogiri, meski sebagian juga mengabdi di Keraton Surakarta.

“Mereka ini asli orang sini, tapi juga abdi dalem Surakarta. Jadi bukan dikirim dari sana, semuanya dari sini,” ujar Kanjeng Bimo menegaskan.

Prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dijadwalkan berlangsung Rabu (5/11) dengan tata cara adat Mataram di kompleks makam raja-raja Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

instagram embed