Basarnas DIY: Pemuda yang Tewas Tercebur Selokan Mataram karena Dikejar Klitih
·waktu baca 2 menit

Empat pemuda yang mengalami kecelakaan di Jalan Selokan Mataram, Sinduadi, Mlati, Sleman, pada Rabu (21/8) sekitar pukul 03.00 WIB diduga karena dikejar oleh pelaku klitih atau kejahatan jalanan.
Akibat kecelakaan itu, satu korban tercebur ke dalam Selokan Mataram hingga meninggal dunia.
Dalam keterangan resmi Basarnas Yogyakarta, disebutkan bahwa para korban mengalami kecelakaan setelah dikejar oleh pelaku klitih atau kejahatan jalanan. Dalam keterangan Basarnas tersebut, disebutkan bahwa korban dan temannya keluar rumah untuk menjenguk temannya.
“Kemudian pada pukul 03.00 WIB dini hari korban dan temannya dikejar klitih dan akhirnya korban menabrak pohon di sekitar sungai Selokan Mataram dan diduga korban terjun ke Selokan Mataram,” tulis Basarnas Yogya melalui akun Instagramnya, Rabu (21/8).
Pada Rabu siang, Tim SAR dari Basarnas Yogya mulai melakukan pencarian korban yang tercebur ke dalam Selokan Mataram. Korban baru ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB setelah dilakukan pencarian kurang lebih selama 1 jam.
“Korban berhasil ditemukan dengan jarak 100 meter dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi Tim SAR Gabungan dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY,” tulis Basarnas.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Mlati, Kompol Irwantoro, mengatakan bahwa polisi masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari informasi apakah para korban mengalami kecelakaan karena dikejar klitih atau murni karena kecelakaan.
“Tindak lanjutnya tentunya kita lanjutkan lebih lanjut, seperti tadi saya sampaikan, mungkin nanti ada hal-hal lain penyebabnya terkait dengan kejadian itu, apakah memang pure laka lantas atau kejadian lain yang menyertainya,” ujar Iswantoro.
