Buka sampai Malam, Percetakan di Sleman Diincar Mahasiswa-UMKM saat Deadline
ยทwaktu baca 2 menit

Kebutuhan cetak yang tidak mengenal waktu kerap menjadi tantangan bagi pelaku UMKM dan event organizer di Yogyakarta. Mulai dari stiker produk untuk promosi, backdrop konser yang baru dipesan sehari sebelum acara, hingga ID card yang dibutuhkan mendadak, semuanya berpacu dengan tenggat yang mepet.
Kondisi itu mendorong pelanggan mencari percetakan yang bisa diandalkan di luar jam kerja konvensional. Namun pilihannya tak banyak. Mayoritas percetakan di Yogyakarta biasanya sudah tutup setelah pukul 21.00 WIB.
Celah itulah yang coba diisi oleh sebuah percetakan di kawasan Gejayan, Sleman. Ngeprint Jogja, yang berlokasi di Jl. Mangga No. 71B, Condongcatur, memilih beroperasi hingga pukul 23.00 WIB setiap harinya.
"Ngeprint Jogja memilih tetap buka sampai jam 11 malam karena kami memahami kebutuhan cetak itu seringkali tidak mengenal waktu," ujar Manajer Operasional Ngeprint Jogja, Andi Hidayat.
Menurutnya, pelanggan yang datang di malam hari didominasi mahasiswa yang dikejar deadline, pelaku UMKM yang butuh materi promosi mendesak, serta event organizer untuk keperluan konser dan pernikahan.
Dari sisi kapasitas, Kepala Produksi Ngeprint Jogja, Wilfan, menyebut produksi harian bisa mencapai 1.000 keping ID card dan ratusan ribu pieces stiker per hari.
Wilfan menyebut, layanan yang tersedia di tempatnya tidak terbatas pada item konvensional. Selain produk umum seperti banner dan lanyard, percetakan yang baru mulai beroperasi sejak 2025 ini juga melayani cetak pada permukaan melengkung seperti tumbler, botol, asbak, dan pulpen menggunakan mesin rotary.
Selain itu, tersedia mesin outdoor untuk mencetak banner berukuran besar. Sementara itu, mesin flatbed digunakan untuk print UV pada berbagai media datar dan silinder, termasuk dial atau bagian muka pada jam tangan analog yang berukuran sangat kecil.
"Dan paling uniknya itu kemarin ada yang cetak dalaman jam analog jam tangan itu, itu sudah kecil banget itu. Nah, kita bisa mencetaknya dengan mesin flatbed," tutur Wilfan.
Untuk menarik segmen UMKM, Ngeprint Jogja menyediakan layanan desain gratis untuk produk seperti mug, lanyard, ID card, dan kaos.
