Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cerita Diva Aulia Putri: Dulu Main Bola di Sawah, Kini jadi Pemain Timnas Putri

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Putri Indonesia, Diva Aulia Putri. Foto: Instagram/@diippaa.4u
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Putri Indonesia, Diva Aulia Putri. Foto: Instagram/@diippaa.4u

Diva Aulia Putri menjadi salah satu pemain termuda di skuat Timnas Indonesia putri. Usianya baru 15 tahun, dan kini masih duduk di bangku kelas 9 di SMPN 45 Bandung.

Saat ditemui Pandangan Jogja setelah laga Fifa Woman’s Matchday melawan China Taipei di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/11) kemarin, pemain yang berposisi sebagai winger menceritakan awal mula mengenal sepak bola.

“Momen pertama Diva main sepak bola tuh ya ikut-ikut aa (kakak) dulu aja pakai sepatu bekas aa dulu,” ujar Diva, Sabtu (29/11).

Saat masih SD, Diva kerap bermain sepak bola bersama anak laki-laki di sawah dekat rumahnya. Hingga akhirnya, sang ibu melihat minat tersebut dan memasukkannya ke Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Karena coba-coba main sama cowok bareng-bareng di sawah. Ternyata sering dilihatin mama kalau pulang kerja. Ternyata bisa. Alhamdulillah bisa masuk Timnas,” katanya.

instagram embed

“Masuk SSB itu mau naik kelas 6. Ya dulu tuh awal-awal tuh ya ikut-ikut aa dulu aja,” ujarnya.

Sejak itu, Diva rutin mengikuti berbagai turnamen, termasuk di Piala Pertiwi All Star 2025 yang membuat namanya mencuat hingga dipanggil ke Timnas. Ia mulai dipanggil untuk kelompok umur 16 dan 17 tahun, sebelum akhirnya menerima panggilan untuk memperkuat Timnas Putri senior dalam persiapan SEA Games 2025.

“Mungkin dari Piala Pertiwi pertandingan final itu dicatat sama Coach Mochi (Sataru Mochizuki),” katanya.

Kini setelah menembus level nasional, Diva membawa target baru dalam karier dan pendidikannya.

“Mau main di klub luar negeri aja sih, itu target Diva, sama kuliah di luar negeri,” ujarnya.